Hilirisasi Nikel Jadi Kekuatan Indonesia untuk Mengakselerasi Industri Kendaraan Listrik
Rabu, 07 Desember 2022 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Peresmian blok baru yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini ditargetkan akan menghasilkan 120 kiloton nickel matte per tahun (ktpa) dan potensi menyumbang devisa sebesar USD4,5 miliar.
Menurut Febriany Eddy, CEO PT Vale Indonesia, sejak berdiri dari lebih 50 tahun lalu perusahaan tidak pernah mengekspor biji mentah. Perjalanan panjang ini menjadi bukti komitmen PT Vale Indonesia untuk memastikan hilirisasi nikel.
“Kami dari awal selalu memproses nikel yang kami tambang menjadi nickel matte sebelum kami ekspor. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa ekspor nikel Indonesia memiliki nilai tambah di perdagangan dunia,” jelasnya, Selasa (6/12/2022).
Badan Energi Internasional atau IEA memprediksi di tahun 2030 kendaraan listrik akan mewakili lebih dari 60% kendaraan yang dijual secara global, sebagai dampak dari kebijakan PBB untuk mewujudkan net zero emission. Kepastian cadangan nikel berkualitas akan krusial untuk memastikan ‘suku cadang’ utama kendaraan listrik, yakni baterai, untuk selalu tersedia di pasaran.
PT Vale Indonesia selaku salah satu pemain veteran dalam industri nikel saat ini telah memasok paling tidak 3% kebutuhan nikel dunia atau setara dengan 2.6 juta ton. Pada tahun 2021, PT Vale Indonesia memproduksi 65,388 ton matte nikel. Matte inilah yang kemudian akan diproses lebih lanjut untuk produk turunan lain yang nilai jualnya bisa lebih besar hingga sepuluh kali lipat dibandingkan nikel mentah.
Menurut Febriany Eddy, CEO PT Vale Indonesia, sejak berdiri dari lebih 50 tahun lalu perusahaan tidak pernah mengekspor biji mentah. Perjalanan panjang ini menjadi bukti komitmen PT Vale Indonesia untuk memastikan hilirisasi nikel.
“Kami dari awal selalu memproses nikel yang kami tambang menjadi nickel matte sebelum kami ekspor. Hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa ekspor nikel Indonesia memiliki nilai tambah di perdagangan dunia,” jelasnya, Selasa (6/12/2022).
Badan Energi Internasional atau IEA memprediksi di tahun 2030 kendaraan listrik akan mewakili lebih dari 60% kendaraan yang dijual secara global, sebagai dampak dari kebijakan PBB untuk mewujudkan net zero emission. Kepastian cadangan nikel berkualitas akan krusial untuk memastikan ‘suku cadang’ utama kendaraan listrik, yakni baterai, untuk selalu tersedia di pasaran.
PT Vale Indonesia selaku salah satu pemain veteran dalam industri nikel saat ini telah memasok paling tidak 3% kebutuhan nikel dunia atau setara dengan 2.6 juta ton. Pada tahun 2021, PT Vale Indonesia memproduksi 65,388 ton matte nikel. Matte inilah yang kemudian akan diproses lebih lanjut untuk produk turunan lain yang nilai jualnya bisa lebih besar hingga sepuluh kali lipat dibandingkan nikel mentah.
Lihat Juga :