Permudah Akses Layanan Medis di Indonesia, PT APL Perkuat Lini Digital

Kamis, 08 Desember 2022 - 20:59 WIB
loading...
Permudah Akses Layanan...
Salah satu perusahaan layanan kesehatan independen di Indonesia, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), ngebut melakukan transformasi digital agar perawatan kesehatan menjadi lebih mudah diakses hingga pelosok. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 membuat para pelaku industri termasuk industri layanan kesehatan lebih gencar melakukan transformasi. Terutama dalam infrastruktur, akses yang setara bagi masyarakat terhadap obat-obatan, vaksin, farmasi serta peningkatan keterampilan praktisi layanan kesehatan esensial.

Baca Juga: Atasi Sampah Plastik, APL dan The Plastic Exchange Berkolaborasi

Salah satu perusahaan layanan kesehatan independen di Indonesia, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), ngebut melakukan transformasi digital agar perawatan kesehatan menjadi lebih mudah diakses hingga pelosok dan produk lebih berkualitas.

“Ambisi kami adalah layanan, fasilitas, dan sistem semakin efektif dan efisien serta canggih melalui dukungan transformasi digital,” kata Presiden Direktur PT Anugerah Pharmindo Lestari, Christophe Piganiol di Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Sekadar diketahui, APL menyediakan layanan distribusi, komersial, dan digital untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia. Christophe mengklaim, bahwa APL menjadi perusahaan layanan kesehatan pertama yang menerapkan digital 4.0 pada proses intinya.

Perusahaan yang berkiprah di pasar kesehatan Indonesia sejak 1985 ini telah membangun Center of Excellence untuk mengembangkan layanan solusi digital dan data analitik sebagai solusi untuk ekosistem layanan kesehatan di Indonesia.

“Tim kami telah fokus pada pembuatan data, digital, dan solusi manajemen penyakit,” kata Christophe.

Baca Juga: Gandeng WhatsApp, Kemenkes Berupaya Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer

Transformasi digital, lanjut dia, berperan penting menghubungkan ekosistem perawatan kesehatan dari produsen ke fasilitas medis dan garis depan.

Menurut Christophe, APL berfokus pada tiga sektor prioritas untuk pemulihan yang lebih kuat dan berkelanjutan yaitu Penguatan Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Digital dan Transisi Energi. APL yang menjadi bagian dari Zuellig Pharma ini juga membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di industri kesehatan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Tren Hidup Modern Dorong...
Tren Hidup Modern Dorong Pertumbuhan Layanan Weight Management
FDC Dental dan AdMedika...
FDC Dental dan AdMedika Kolaborasi Integrasikan Layanan Klinik Gigi Digital
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Fullerton Health dan...
Fullerton Health dan AdMedika Perluas Konektivitas Layanan Kesehatan Terintegrasi
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Berita Terkini
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved