Ini Rumah dengan Teknologi Tahan Gempa Senilai Rp150 Juta

Minggu, 11 Desember 2022 - 14:18 WIB
loading...
Ini Rumah dengan Teknologi...
Kementerian PUPR membangun rumah tahan gempa untuk korban gempa Cianjur. Foto/PUPR
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) mulai melakukan pembangunan rumah untuk relokasi warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa Cianjur , beberapa pekan yang lalu.

Baca juga: Kementerian PUPR Setrum Anak Muda untuk Gairahkan Kendaraan Listrik

Relokasi rumah warga letaknya di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, seluas 2,5 hektare. Di atas lahan tersebut nantinya akan di bangun 200 rumah RISHA (Rumau Instan Sehat Sederhana) dengan luas tanah 75 m2 dan luas bangunan 36 m2.

"Lahan itu sudah dinyatakan clear and clear, clear karena dari justifikasi BMKG unit ini berada di daerah aman tidak di atas patahan dan tidak berada di atas lahan lainnya," ujar Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, dalam kunjungannya ke tempat relokasi tersebut, Minggu (11/12/2022).

Iwan Suprijanto menjelaskan, teknologi RISHA dipilih sebab dalam proses pembangunannya tergolong cepat dan memudahkan untuk diaplikasikan. Ditaksir untuk satu unit rumah menggunakan teknologi RISHA bernilai Rp150 juta.

Teknologi tersebut menurut Iwan semacam menyusun mainan lego akan tetapi menggunakan beton yang dusun dan disambung menggunakan pengikat sling baja untuk tiangnya. Sedangkan di antara tiang, tembok dibangun menggunakan hebel atau bata ringan.

Pada tahap pertama, ditargetkan bakal rampung 80 unit rumah dan siap diberikan kepada warga yang terdampak paling lambat akhir Desember 2022 mendatang. Sedangkan 120 sisanya akan ditargetkan tampung akhir bulan Januari 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
Kementerian PU Diminta...
Kementerian PU Diminta Renovasi Jembatan Horor di Perbatasan Sidoarjo–Mojokerto
Anak Buah Terjaring...
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menteri PU: Saya akan Evaluasi Seluruh Pejabat
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Berita Terkini
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Infografis
Ada Indonesia, Ini Negara...
Ada Indonesia, Ini Negara dengan Angkatan Laut Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved