Impor Beras 200 Ribu Ton, Pemerintah Rogoh Kocek hingga Rp 1,76 Triliun

Jum'at, 16 Desember 2022 - 17:31 WIB
loading...
Impor Beras 200 Ribu...
Beras impor sebanyak 200 ribu ton telah datang ke Indonesia hingga akhir Desember 2022, Direktur Utama Perum Bulog Buwas beberkan hitung-hitungannya. Foto/Dok Bulog
A A A
JAKARTA - Beras impor sebanyak 200 ribu ton telah datang ke Indonesia yang akan terus mengalir hingga akhir Desember 2022. Adapun dana yang harus dikeluarkan pemerintah untuk impor beras ini mencapai Rp 1,76 triliun.

Direktur Utama Perum Bulog , Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, beras yang didatangkan dari negara-negara asing ini dibeli seharga Rp 8.800. Lanjutnya, harga tersebut sudah termasuk biaya lainnya dari pengiriman hingga masuk ke gudang Perum Bulog.

Baca Juga: Ini 4 Negara Pemasok 200 Ribu Ton Beras buat Indonesia

Adapun hitung-hitungannya, Rp 8.800 per kilogram kemudian dikali 200 ribu ton yang dikonversi menjadi kilogram 200 juta kg. Maka Rp 8.800/kg dikali 200 juta kg, dengan kata lain biaya yang akan dikeluarkan negara untuk impor beras ini sebesar Rp 1,76 triliun.

"Yang jelas nanti bisa lihat bahwa paling mahal rata-rata beras premium yang kita datangkan sampai di gudang kita costnya dari pelabuhan sampai gudang itu harganya Rp 8.800 per kilogram. Nah itu harga internasional, kita mengikuti harga internasional kita beli," ujar Buwas kepada awak media di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (16/12/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Nyaris 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Infografis
7 Barang Impor yang...
7 Barang Impor yang Bakal Dikenakan Pajak hingga 200%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved