Impor Beras 200 Ribu Ton, Pemerintah Rogoh Kocek hingga Rp 1,76 Triliun
Jum'at, 16 Desember 2022 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kementan Tegaskan Sanggup Pasok Beras 600.000 Ton ke Bulog
Sementara itu Buwas bilang, untuk harga beras impor yang akan dijual ke pedagang dari Bulog yakni sebesar Rp 8.300/kg. Karena pasokan beras ini untuk cadangan beras pemerintah (CBP), maka selisih harga Rp 500-nya akan diganti oleh pemerintah pusat.
"Itulah nanti setelah kita minta izin dari negara untuk diubah menjadi CBP, maka selisihnya akan diganti oleh negara. Jadi kita belinya Rp 8.800 dong dan itu karena ketentuannya Rp 8.300, maka ada selisih Rp 500 kan, itu akan diganti pemerintah," tuturnya.
Buwas menyampaikan, saat ini biaya untuk membeli beras impor masih menggunakan dana mandiri Bulog yang didapatkan dari pinjaman bank. "Gini deh anggaran itu kalikan sampai gudang kita 8.800 ini kan belinya segitu, dialihkan CBP diganti pemerintah," tukasnya.
Sementara itu Buwas bilang, untuk harga beras impor yang akan dijual ke pedagang dari Bulog yakni sebesar Rp 8.300/kg. Karena pasokan beras ini untuk cadangan beras pemerintah (CBP), maka selisih harga Rp 500-nya akan diganti oleh pemerintah pusat.
"Itulah nanti setelah kita minta izin dari negara untuk diubah menjadi CBP, maka selisihnya akan diganti oleh negara. Jadi kita belinya Rp 8.800 dong dan itu karena ketentuannya Rp 8.300, maka ada selisih Rp 500 kan, itu akan diganti pemerintah," tuturnya.
Buwas menyampaikan, saat ini biaya untuk membeli beras impor masih menggunakan dana mandiri Bulog yang didapatkan dari pinjaman bank. "Gini deh anggaran itu kalikan sampai gudang kita 8.800 ini kan belinya segitu, dialihkan CBP diganti pemerintah," tukasnya.
(akr)
Lihat Juga :