Resmi Ditutup, Trade Expo 2022 Bukukan Transaksi Rp246,64 Triliun
Kamis, 22 Desember 2022 - 21:50 WIB
loading...
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam rangkaian acara Trade Expo 2022. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 tahun ini resmi ditutup. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan transaksi yang berhasil dibukukan mencapai USD 15,83 miliar atau sekitar Rp246,64 triliun.
"Banyak capaian yang membanggakan dalam pelaksanaan TEI tahun ini. Salah satu di antaranya adalah transaksi dagang yang melampaui target yang ditetapkan, yakni sebesar USD 10 miliar. Tidak hanya dari sektor barang saja, namun capaian tersebut juga berasal dari sektor investasi dan jasa," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga: Trade Expo Indonesia 2022 Bukukan Transaksi USD2,94 Miliar, Mendag Belum Puas
Terdapat lima negara yang menyumbang transaksi tertinggi selama pergelaran berlangsung. Lima negara tersebut, yaitu China dengan nilai transaksi sebesar USD 10,78 miliar, India USD 1,5 miliar, Jepang USD 843,96 juta, Mesir USD 492,04 juta, dan Filipina USD 343,22 juta.
Adapun produk dengan nilai transaksi terbesar di antaranya adalah CPO dengan nilai USD 9,19 miliar, batubara USD 2,64 miliar, produk pertanian USD 777,81 juta, produk perikanan USD441,763 juta, serta kertas dan produk kertas USD 385,86 juta.
"Banyak capaian yang membanggakan dalam pelaksanaan TEI tahun ini. Salah satu di antaranya adalah transaksi dagang yang melampaui target yang ditetapkan, yakni sebesar USD 10 miliar. Tidak hanya dari sektor barang saja, namun capaian tersebut juga berasal dari sektor investasi dan jasa," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga: Trade Expo Indonesia 2022 Bukukan Transaksi USD2,94 Miliar, Mendag Belum Puas
Terdapat lima negara yang menyumbang transaksi tertinggi selama pergelaran berlangsung. Lima negara tersebut, yaitu China dengan nilai transaksi sebesar USD 10,78 miliar, India USD 1,5 miliar, Jepang USD 843,96 juta, Mesir USD 492,04 juta, dan Filipina USD 343,22 juta.
Adapun produk dengan nilai transaksi terbesar di antaranya adalah CPO dengan nilai USD 9,19 miliar, batubara USD 2,64 miliar, produk pertanian USD 777,81 juta, produk perikanan USD441,763 juta, serta kertas dan produk kertas USD 385,86 juta.
Lihat Juga :