Bina UMKM di 20 Daerah, Menteri Investasi Apresiasi Mitra Swasta dan BUMN
Senin, 26 Desember 2022 - 13:45 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus berkomitmen memfasilitasi pelaku UMKM khususnya Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perseorangan dalam memperoleh NIB sebagai legalitas usahanya.
“UMK merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi rakyat yang berperan dalam memperluas lapangan kerja, pemerataan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan stabilitas nasional,” ujar Menteri Investasi/Kepala BKPM Republik Indonesia Bahlil Lahadalia saat membuka acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan yang digelar di Gedung Celebes Convention Center, Makassar, Kamis (22/12/2022).
Ia melanjutkan, "Gross Domestic Product (GDP) kita 60 persen itu UMKM yang suplai dan dari 171 juta lapangan pekerjaan di Indonesia, 120 jutanya diciptakan oleh UMKM”.
Acara yang menutup rangkaian pemberian NIB bagi UMK di tahun 2022 ini sukses digelar dengan menggaet mitra-mitra pembina UMK termasuk BUMN dan pihak swasta, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Permodalan Nasional Madani (PNM), PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), Bank Nasional Indonesia (BNI), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Garda Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi), Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Tokopedia, dan Grab.
Pada kesempatan yang sama, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Aslam Patonangi mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan berusaha dan meningkatkan daya saing UMK melalui pemenuhan fasilitas perizinan berupa NIB.
“UMK merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi rakyat yang berperan dalam memperluas lapangan kerja, pemerataan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan stabilitas nasional,” ujar Menteri Investasi/Kepala BKPM Republik Indonesia Bahlil Lahadalia saat membuka acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan yang digelar di Gedung Celebes Convention Center, Makassar, Kamis (22/12/2022).
Ia melanjutkan, "Gross Domestic Product (GDP) kita 60 persen itu UMKM yang suplai dan dari 171 juta lapangan pekerjaan di Indonesia, 120 jutanya diciptakan oleh UMKM”.
Acara yang menutup rangkaian pemberian NIB bagi UMK di tahun 2022 ini sukses digelar dengan menggaet mitra-mitra pembina UMK termasuk BUMN dan pihak swasta, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Permodalan Nasional Madani (PNM), PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), Bank Nasional Indonesia (BNI), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Garda Transformasi Formal Usaha Mikro (Transfumi), Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Tokopedia, dan Grab.
Pada kesempatan yang sama, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Aslam Patonangi mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan berusaha dan meningkatkan daya saing UMK melalui pemenuhan fasilitas perizinan berupa NIB.
Lihat Juga :