IHSG Diprediksi Cenderung Menguat, Cek Menu Saham Pilihan
Selasa, 27 Desember 2022 - 08:21 WIB
loading...
IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat di sepanjang perdagangan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak bervariasi cenderung menguat sepanjang perdagangan. Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.740 – 6.926.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, apabila masalahnya nilai transaksi maka hasil yang mungkin kita lihat adalah penguatan saham yang sudah dibeli agak melambat. Meskipun lambat masih lebih baik daripada menurun dan dari IHSG sendiri belum terlihat indikasi akan terjadi downtrend.
"Menurut kami kondisi yang sama masih akan terjadi dikarenakan nilai transaksi IHSG yang semakin menurun. Nampaknya pelaku pasar juga sedang mengurangi aktivitas transaksi sambil mengambil liburan akhir tahun," tulis William dalam analisisnya, Selasa (27/12/2022).
Baca Juga: Kokoh hingga Akhir Sesi, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 6.835
Dengan kondisi seperti ini, lanjut William, swing trading akan memakan waktu lebih lama dan scalping akan lebih sulit karena volatilitas yang menurun. "Namun secara teknikal IHSG masih memberikan sinyal penguatan lanjutan," katanya.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, apabila masalahnya nilai transaksi maka hasil yang mungkin kita lihat adalah penguatan saham yang sudah dibeli agak melambat. Meskipun lambat masih lebih baik daripada menurun dan dari IHSG sendiri belum terlihat indikasi akan terjadi downtrend.
"Menurut kami kondisi yang sama masih akan terjadi dikarenakan nilai transaksi IHSG yang semakin menurun. Nampaknya pelaku pasar juga sedang mengurangi aktivitas transaksi sambil mengambil liburan akhir tahun," tulis William dalam analisisnya, Selasa (27/12/2022).
Baca Juga: Kokoh hingga Akhir Sesi, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 6.835
Dengan kondisi seperti ini, lanjut William, swing trading akan memakan waktu lebih lama dan scalping akan lebih sulit karena volatilitas yang menurun. "Namun secara teknikal IHSG masih memberikan sinyal penguatan lanjutan," katanya.
Lihat Juga :