Profil PT Bayan Resources, Perusahaan Tambang Milik Low Tuck Kwong

Selasa, 27 Desember 2022 - 21:48 WIB
loading...
Profil PT Bayan Resources,...
Sosok Low Tuck Kwong mungkin sudah tak asing lagi bagi sebagian orang di Indonesia. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Sosok Low Tuck Kwong mungkin sudah tak asing lagi bagi sebagian orang di Indonesia. Namanya dikenal sebagai pengusaha sukses yang baru-baru ini menjadi orang terkaya di Indonesia.

Sebagai seorang pengusaha, Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. Pada perkembangannya, Bayan Resources ini menjadi salah satu perusahaan besar yang beroperasi di sektor pertambangan batu bara .

Mengutip informasi dari laman PT Bayan Resources Tbk, sejarah keberadaan Bayan Resources ini berawal dari Bayan Group. Hal ini bermula pada minat bisnis Low Tuck Kwong di tahun 1973.

Baca juga : Berbagi Ilmu Mahalnya Perjalanan Jadi Pengusaha Sukses

Kala itu, dia mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) sebagai kontraktor pekerjaan tanah hingga pekerjaan umum. Dalam riwayatnya, Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) ini menjadi kontraktor terkemuka di Indonesia selama era 1980an sampai 1990an.

Sekitar tahun 1988, JSI terjun ke sektor pertambangan batubara dan menjadi kontraktor tambang terkemuka hingga 1998. Saat itu, Low Tuck Kwong juga mengakuisisi PT Gunungbayan Pratamacoal (GBP) dan PT Dermaga Perkasapratama (DPP).

Seiring waktu, Bayan Group terus berkembang di bawah kepemimpinan Dr. Low Tuck. Dalam hal ini, mereka berubah menjadi perusahaan tambang batubara terintegrasi yang punya reputasi.

Selain itu, Bayan Group juga kerap disebut sebagai inovator di bidang industri pertambangan batubara dengan metode dan teknologi baru.

Baca juga : 4 Tips Jitu Jadi Pengusaha Sukses ala Erick Thohir

Sebagai contoh, mereka menjadi perusahaan tambang pertama di Indonesia yang menggunakan through-seam blasting di tambang Wahana, kemudian metode pertambangan dozer-push di tambang Tabang, hingga penggunaan truk pengangkutan batubara terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 200-220 ton.

Terbaru, harga saham PT Bayan Resources (BYAN) mengalami kenaikan. Hal ini membuat pemiliknya, yakni Low Tuck Kwong turut mengalami lonjakan kekayaan dan menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Menurut data real time Forbes per Selasa, (27/12/2022) pukul 15.57 WIB, nilai kekayaan yang dimiliki Low Tuck Kwong mencapai USD31,5 miliar atau sekitar Rp492 triliun (Kurs Rp15.620 per USD).
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Rekomendasi
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved