Deputi Gubernur BI Terpilih Mesti Mampu Jaga Dana Asing Tak Mabur

Minggu, 12 Juli 2020 - 10:06 WIB
loading...
Deputi Gubernur BI Terpilih...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komis XI DPR RI memutuskan untuk mengumumkan hasil pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru pada Senin depan, 13 Juli 2020. Pengumuman itu dilakukan setelah ketiga calon menjalani serangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang berlangsung selama dua hari.

Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan, penentuan deputi gubernur BI itu harus mempertimbangkan kemampuan para kandidat dalam membaca arah kebijakan moneter global, khususnya terkait aliran likuiditas dari negara maju.

"Saat ini Indonesia cukup beruntung karena ada auantitative easing dari bank sentral AS yang masuk ke negara berkembang. Tapi ketika terjadi tappering off maka risiko capital outflow membayangi Indonesia," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Kata dia, yang dibutuhkan intuisi dan analisis yang kuat, serta langkah antisipatif apa yang dibutuhkan deputi gubernur BI untuk mencegah outflow dana asing tersebut. ( Baca juga:Deputi Gubernur BI Baru Mesti Kembangkan Usaha Wong Cilik )

"Berikutnya terkait dengan koordinasi fiskal dan moneter harus lebih harmonis. Bukan berarti BI di bawah otoritas fiskal dan meninggalkan independensinya, tapi perlu perbaikan koordinasi sehingga stimulus fiskalnya jalan dan paralel stimulus moneter juga jalan," katanya.

Dia menambahkan, kemampuan untuk menyiapkan worst scenario akibat burden sharing. Kebijakan burden sharing punya implikasi negatif bagi ekonomi, salah satunya adalah kenaikan inflasi pasca-2020 akibat bertambahnya jumlah uang beredar.

Pasalnya, jika inflasi naik tinggi maka daya beli masyarakat akan tertekan. Ini kuncinya, BI mengendalikan inflasi dari sisi lainnya, yakni volatile food atau bahan pangan.

"BI tentu tidak bisa bekerja sendiri tapi harus kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah. Ini pentingnya fungsi TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dijalankan dengan lebih optimal," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved