Dianggap Kompetitor Pasar Modal, Ini Kata Bos BEI soal Bursa Kripto

Kamis, 29 Desember 2022 - 19:39 WIB
loading...
Dianggap Kompetitor...
Bursa kripto dikhawatirkan mengganggu pasar modal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana penerbitan bursa kripto di Indonesia menjadi perbincangan di kalangan industri pasar modal . Dikhawatirkan keberadaan bursa itu akan mengalihkan selera risiko investor ke aset digital.

Baca juga: Mendukung Pembangunan Kerangka Regulasi Kripto untuk Sistem Keuangan yang Sehat dan Inklusif

Keresahan itu akhirnya dijawab oleh otoritas pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bursa kripto bukanlah kompetitor bagi pasar modal.

"Bursa kripto bukan merupakan kompetitor bagi kami," kata Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam Konferensi Pers, di Gedung BEI, Kamis (29/12/2022).

Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang baru disahkkan menempatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawasan sektor keuangan secara menyeluruh, termasuk transaksi kripto. Aturan ini mengubah regulasi awal yang sebelumnya berada dalam pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

Iman menilai aktivitas perdagangan kripto memiliki minat pelaku perdagangan yang berbeda dengan efek, baik reksa dana, saham, hingga obligasi. Maraknya transaksi kripto dipandang tidak akan mengganggu aktivitas perdagangan.

Baca juga: Mantan Petinggi Tesla Memproduksi Kapal Listrik Berkecepatan 800 HP

Bagi Iman, edukasi dan sosialisasi menjadi fokus utama bursa untuk tetap menjaga minat investasi di pasar modal.

"Jadi biarkan kripto menjadi pilihan bagi investor," pungkasnya.


(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Sering Dianggap Sama,...
Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Asam Urat dengan Rematik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved