Ini Penyebab Rendahnya Serapan Beras oleh Bulog hingga Harus Impor

Kamis, 29 Desember 2022 - 22:34 WIB
loading...
Ini Penyebab Rendahnya...
Serapan beras oleh Bulog cenderung menurun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sejumlah pihak menyayangkan penyerapan beras yang dilakukan Badan Urusan Logistik ( Bulog ) cenderung menurun. Penurunan ini kemungkinan besar karena outlet bansos, seperti beras miskin dan rastra sudah tak ada.

Baca juga: Rektor IPB Minta Kebutuhan Beras Dihitung Menggunakan Data BPS

"Dugaan saya adalah sejak raskin dan rastra tidak ada, outlet penyaluran di hilir itu tidak ada dan tidak pasti. Ketika masih ada raskin dan rastra itu jumlah penyerapan dan pengadaannya dari dalam negeri kira-kira 2,2 juta ton, sekarang itu hanya 900 ribu jadi ga ada separunya. Jadi, catatan terpenting di tahun 2022 ini, volume yang diserap Bulog memang lebih kecil," kata Khudori, pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Kamis (29/12/2022).

Khudori mengatakan, apabila penyerapan Bulog dilakukan dalam jumlah besar, namun di sisi lain outlet di hilirnya tidak tersedia maka yang terjadi adalah timbulnya masalah baru. Menurutnya, musim panen tahun ini harus bisa dioptimalkan Bulog dalam melakukan penyerapan. Apalagi dalam masa panen seperti ini kondisi beras biasanya mengalami surplus yang cukup besar.

"Musim panen raya ini musim menyerap bagi Bulog karena di sinilah akan terjadi surplus besar dan biasanya harga agak tertekan. Nah sekarang karena musim paceklik di sinilah sebetulnya konsentrasi kerja Bulog untuk melakukan operasi pasar mengamankan harga di hilir," katanya.

Di sisi lain, kata Khudori, peran Bulog juga harus bisa fokus pada sistem hilir, yaitu mengamankan harga di level konsumen. Namun apabila Bulog tetap masuk pada level pasar untuk melakukan penyerapan dan berkompetisi dengan pelaku usaha yang lain, maka bukan tidak mungkin harga yang ada saat ini akan semakin tertekan.

"Jadi sebenarnya pengambilan stok dari penggilingan dan pedagang itu sangat memungkinkan karena berdasarkan data Bapanas di minggu ketiga November stoknya 6,5 juta ton. Yang tidak memungkinkan itu pengambilan stok dari rumah tangga," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Rekomendasi
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved