Realisasi Pendapatan Daerah di Jateng Masuk 10 Besar Tertinggi di Indonesia
Senin, 02 Januari 2023 - 13:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi petani bawang merah di Brebes. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berhasil merealisasikan pendapatan daerah sebesar 99,33% dan belanja daerah sebanyak 91,48% di 2022. Capaian tersebut Jateng masuk peringkat 10 tertinggi se-Indonesia.
"Melihat realisasi sampai hari ini, dari sisi administrasi total realisasi pendapatan kita itu 99,33 persen. Kemarin kita masih meminta untuk mengejar, mudah-mudahan segera tercapai. Lalu realisasi belanja kita 91,48 persen per hari ini, mudah-mudahan dari sisi adminstrasinya bisa terus berjalan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai mengikuti rapat virtual terkait pencabutan status PPKM dan dampak masa transisi pandemi ke endemi pada di Puri Gedeh, Kota Semarang, Senin (2/1) pagi.
Baca Juga: Ganjar Dorong Beras Srinuk Asal Klaten Jadi Merek Dagang ke Seluruh Indonesia
Namun demikian, Ganjar mengatakan capaian tersebut belum berakhir dan masih terus berjalan hingga Selasa (10/1) pekan depan. Upaya yang dilakukan Ganjar untuk mencapai hasil akhir tahun anggaran 2022 salah satunya dengan menyelesaikan program tahun 2022.
"Dari tahun-tahun sebelumnya, tahun 2023 beberapa projek lebih dulu kita lakukan lelang awal. Sehingga Januari-Februari sudah ada yang bisa dieksekusi," ujar Ganjar.
Lebih lanjut, untuk tetap menggerakkan roda perekonomian Jateng, Ganjar menjelaskan akan melakukan lelang proyek lebib awal dari yang semula dimulai bulan April setiap tahunnya.
Menurut Ganjar, hal itu dapat menjadi stimulus terhadap perekonomian masyarakat, selain dengan memaksimalkan produk-produk UMKM daerah yang telah masuk e-katalog.
"Melihat realisasi sampai hari ini, dari sisi administrasi total realisasi pendapatan kita itu 99,33 persen. Kemarin kita masih meminta untuk mengejar, mudah-mudahan segera tercapai. Lalu realisasi belanja kita 91,48 persen per hari ini, mudah-mudahan dari sisi adminstrasinya bisa terus berjalan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai mengikuti rapat virtual terkait pencabutan status PPKM dan dampak masa transisi pandemi ke endemi pada di Puri Gedeh, Kota Semarang, Senin (2/1) pagi.
Baca Juga: Ganjar Dorong Beras Srinuk Asal Klaten Jadi Merek Dagang ke Seluruh Indonesia
Namun demikian, Ganjar mengatakan capaian tersebut belum berakhir dan masih terus berjalan hingga Selasa (10/1) pekan depan. Upaya yang dilakukan Ganjar untuk mencapai hasil akhir tahun anggaran 2022 salah satunya dengan menyelesaikan program tahun 2022.
"Dari tahun-tahun sebelumnya, tahun 2023 beberapa projek lebih dulu kita lakukan lelang awal. Sehingga Januari-Februari sudah ada yang bisa dieksekusi," ujar Ganjar.
Lebih lanjut, untuk tetap menggerakkan roda perekonomian Jateng, Ganjar menjelaskan akan melakukan lelang proyek lebib awal dari yang semula dimulai bulan April setiap tahunnya.
Menurut Ganjar, hal itu dapat menjadi stimulus terhadap perekonomian masyarakat, selain dengan memaksimalkan produk-produk UMKM daerah yang telah masuk e-katalog.
Lihat Juga :