Sempat Molor, Progres Smelter Feronikel Antam di Halmahera Timur Kini Capai 98%
Rabu, 04 Januari 2023 - 19:48 WIB
loading...
Sempat molor, progress pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) Feronikel milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sempat molor, progress pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral ( smelter ) Feronikel milik PT Aneka Tambang Tbk ( Antam ) di Halmahera Timur (Haltim) , Maluku Utara kini sudah capai 98%. Direktur Pengembangan Usaha Antam, Dolok Robert Silaban mengatakan, pembangunan hingga November 2022 mencapai 98%.
Pabrik dengan kapasitas 13.500 ton nikel itu sebelumnya ditargetkan beroperasi pada akhir 2022. Baca Juga: Pasokan Listrik Kosong, Erick Thohir Buka Tender Bagi Smelter Milik Antam
"Sejalan dengan penyelesaian konstruksi dan commissioning pabrik, nantinya pabrik Feronikel Haltim akan menambah portfolio total kapasitas produksi terpasang feronikel tahunan Antam menjadi 40.500 TNi," ungkap Dolok Robert, dikutip Rabu, (4/1/2023).
Untuk mendukung operasional pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter feronikel tersebut, PT PLN (Persero) memasok kebutuhan listrik. Dolok mengatakan tindak lanjut pelaksanaan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk pasokan listrik pabrik Feronikel Haltim masih dalam fase pengadaan.
Pengadaan yang dimaksud berupa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG). Adapun penyalaan pembangkit listrik tahap pertama sebesar 15 megawatts (MW) telah dimulai pada Desember 2022.
Pabrik dengan kapasitas 13.500 ton nikel itu sebelumnya ditargetkan beroperasi pada akhir 2022. Baca Juga: Pasokan Listrik Kosong, Erick Thohir Buka Tender Bagi Smelter Milik Antam
"Sejalan dengan penyelesaian konstruksi dan commissioning pabrik, nantinya pabrik Feronikel Haltim akan menambah portfolio total kapasitas produksi terpasang feronikel tahunan Antam menjadi 40.500 TNi," ungkap Dolok Robert, dikutip Rabu, (4/1/2023).
Untuk mendukung operasional pabrik pengolahan dan pemurnian atau smelter feronikel tersebut, PT PLN (Persero) memasok kebutuhan listrik. Dolok mengatakan tindak lanjut pelaksanaan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk pasokan listrik pabrik Feronikel Haltim masih dalam fase pengadaan.
Pengadaan yang dimaksud berupa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG). Adapun penyalaan pembangkit listrik tahap pertama sebesar 15 megawatts (MW) telah dimulai pada Desember 2022.
Lihat Juga :