Kontribusi BUMN ke Negara Ditargetkan Capai Rp 15.602 Triliun
Kamis, 05 Januari 2023 - 19:00 WIB
loading...
BUMN ditargetkan memberikan kontribusi terhadap makro ekonomi nasional mencapai USD 1 triliun atau setara Rp 15.602 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan, kontribusi perusahaan pelat merah terhadap makro ekonomi nasional mencapai USD 1 triliun atau setara Rp 15.602 triliun. Target tersebut dicanangkan dalam roadmap BUMN Fase II 2024-2034.
Baca Juga: Kontribusi BUMN Capai Rp1.198 Triliun, Stafsus Erick: Padahal Ada Pandemi
Erick mencatat BUMN memiliki peran besar untuk memajukan perekonomian nasional. Berbagai program strategis pun dicanangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"BUMN berperan penting dalam membangun the next Indonesia Economy," tulis dokumen Kementerian BUMN , dikutip Kamis (5/1/2023).
Adapun kontribusi BUMN terhadap negara sepanjang 3 tahun atau periode 2020-2022 mencapai Rp1.198 triliun. Angka ini meningkat Rp68 triliun dari periode 2017-2019 yang sebesar Rp1.130 triliun.
Kontribusi tersebut berasal dari dividen, pajak, bagi hasil, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam peta jalan BUMN Fase II 2024-2034, Erick juga menargetkan perseroan negara mampu menciptakan 100 juta masyarakat kelas menengah (middle class).
Baca Juga: Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Baca Juga: Kontribusi BUMN Capai Rp1.198 Triliun, Stafsus Erick: Padahal Ada Pandemi
Erick mencatat BUMN memiliki peran besar untuk memajukan perekonomian nasional. Berbagai program strategis pun dicanangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"BUMN berperan penting dalam membangun the next Indonesia Economy," tulis dokumen Kementerian BUMN , dikutip Kamis (5/1/2023).
Adapun kontribusi BUMN terhadap negara sepanjang 3 tahun atau periode 2020-2022 mencapai Rp1.198 triliun. Angka ini meningkat Rp68 triliun dari periode 2017-2019 yang sebesar Rp1.130 triliun.
Kontribusi tersebut berasal dari dividen, pajak, bagi hasil, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam peta jalan BUMN Fase II 2024-2034, Erick juga menargetkan perseroan negara mampu menciptakan 100 juta masyarakat kelas menengah (middle class).
Baca Juga: Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Lihat Juga :