Rusia Mulai Kesulitan Jual Minyak Akibat Sanksi Barat

Jum'at, 06 Januari 2023 - 20:52 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Rusia Punya Pasar Migas Baru, 13,8 Miliar Meter Kubik Gas Dikirim ke China

Kremlin sepertinya bakal bekerja keras meredam dampak dari upaya Barat melumpuhkan sumber daya energi Rusia. Presiden Vladimir Putin sempat mengutarakan, tidak melihat potensi kerugian untuk sektor minyak dan gas Rusia dari batas harga Eropa.

Sementara itu Menteri energi Rusia, Alexander Novak mengutarakan, Moskow dapat memangkas produksi minyak sebagai respons terhadap pembatasan harga oleh Barat. Perkirakan pengurangan produksi minyak yang bisa dilakukan Rusia yakni mencapai 500.000 hingga 700.000 barel per hari — yang ia gambarkan sebagai pengurangan kapasitas 5% hingga 7% — pada awal tahun depan.

Di sisi lain egara-negara Eropa sedang mempersiapkan larangan produk minyak bumi olahan seperti diesel pada Februari 2023, yang diperkirakan beberapa analis akan berdampak lebih besar pada pasar global. Negara-negara Barat juga akan memberlakukan pembatasan harga pada produk minyak bumi Rusia pada Februari.

Konflik energi yang berjalan bersamaan dengan perang telah berkontribusi pada "ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya dari sisi penawaran dan mengakibatkan volatilitas di pasar minyak," kata Paul Sheldon, seorang analis risiko geopolitik di S&P Global Commodity Insights.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved