Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah, Erick Thohir Harap Kelangkaan Migor Tak Terulang
Jum'at, 06 Januari 2023 - 23:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, komposisi asam lemak jenuh lebih rendah dibandingkan virgin palm oil (VPO). "Dan ini juga menghindarkan generasi kita dari stunting," ungkapnya.
Baca juga: Erick Thohir Optimistis Pertamina Mampu Kerek Produksi Blok Rokan 400.000 BPH
Dalam proses produksi minyak tersebut, PTPN menggandeng Pabrik Kelapa Sawit (PKS), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Usai pembangunan di Sumatera Utara, pemerintah akan memperluas pabrik minyak makan merah di daerah lainnya. Antara lain Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Sumatera (Riau, Jambi, dan Bengkulu).
Tercatat, pemerintah akan menambah tiga pabrik minyak makan merah yang dimulai pada 2023 ini. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pun berkomitmen mendanai pembangunan tiga pabrik dengan nilai investasi mencapai Rp51 miliar.
"Dananya dari BPDPKS kemudian koperasinya dari Kementerian Koperasi ini yang ditugasi untuk mengolah. Biayanya untuk satu pabrik itu Rp17 miliar lah itu perkembangan yang minyak makan merah," ungkap Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman pada Desember 2022 lalu.
Baca juga: Erick Thohir Optimistis Pertamina Mampu Kerek Produksi Blok Rokan 400.000 BPH
Dalam proses produksi minyak tersebut, PTPN menggandeng Pabrik Kelapa Sawit (PKS), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Usai pembangunan di Sumatera Utara, pemerintah akan memperluas pabrik minyak makan merah di daerah lainnya. Antara lain Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Sumatera (Riau, Jambi, dan Bengkulu).
Tercatat, pemerintah akan menambah tiga pabrik minyak makan merah yang dimulai pada 2023 ini. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pun berkomitmen mendanai pembangunan tiga pabrik dengan nilai investasi mencapai Rp51 miliar.
"Dananya dari BPDPKS kemudian koperasinya dari Kementerian Koperasi ini yang ditugasi untuk mengolah. Biayanya untuk satu pabrik itu Rp17 miliar lah itu perkembangan yang minyak makan merah," ungkap Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman pada Desember 2022 lalu.
Lihat Juga :