Erick Thohir Yakin Ada Kasus Serupa Jiwasraya dan Asabri yang Rugikan Negara Puluhan Triliun
Jum'at, 13 Januari 2023 - 15:11 WIB
loading...
Erick Thohir meyakini ada kasus korupsi lain di BUMN yang belum terungkap. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan tiga masalah utama dana pensiun (dapen) pelat merah. Ketiganya adalah aset yang hilang, investasi yang dimainkan, dan anggaran yang korupsi .
Baca juga: Mengenal Proyek Minyak Makan Merah yang Digenjot Erick Thohir
Dapen BUMN menjadi fokus utama Erick melalui program "Bersih-bersih BUMN". Dia memastikan dana pensiun perusahaan milik tidak lagi dikelola seperti dulu yang cenderung tidak transparan, tak akuntabel, dan sering bocor.
"Saya mau bersih-bersih, mumpung masih ada waktu," ungkap Erick, dikutip Jumat (13/1/2022).
Pada awal 2022 lalu, Erick telah mendorong adanya revisi undang-undang (UU) sektor keuangan dan UU dana pensiun. Upaya itu diyakini bisa menjamin keamanan dana nasabah hingga meminimalisasi kasus korupsi dapen, seperti di PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).
Baca juga: Mengenal Proyek Minyak Makan Merah yang Digenjot Erick Thohir
Dapen BUMN menjadi fokus utama Erick melalui program "Bersih-bersih BUMN". Dia memastikan dana pensiun perusahaan milik tidak lagi dikelola seperti dulu yang cenderung tidak transparan, tak akuntabel, dan sering bocor.
"Saya mau bersih-bersih, mumpung masih ada waktu," ungkap Erick, dikutip Jumat (13/1/2022).
Pada awal 2022 lalu, Erick telah mendorong adanya revisi undang-undang (UU) sektor keuangan dan UU dana pensiun. Upaya itu diyakini bisa menjamin keamanan dana nasabah hingga meminimalisasi kasus korupsi dapen, seperti di PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero).
Lihat Juga :