IHSG Dibuka Terpuruk Iringi Pelemahan Bursa Asia
Jum'at, 13 Mei 2016 - 09:53 WIB
IHSG Dibuka Terpuruk Iringi Pelemahan Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka terpuruk ke zona merah mengiringi kejatuhan mayoritas pasar saham Asia. IHSG pada sesi pagi akhir pekan ini dibuka melemah 3,29 poin atau 0,07% ke level 4.800,04.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 3,36 poin atau 0,07% ke level 4.803,32 di tengah kelesuan mayoritas bursa Asia. Hari ini dilansir Reuters, Jumat (13/5/2016) pasar saham Asia masih melanjutkan tren negatif ketika yen terus mengalami kerugian setelah rencana perpanjangan stimulus dari Bank Of Japan (BoJ).
Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang menyusut 0,3% dalam sesi awal perdagangan, untuk tetap berada di jalur negatif selama satu pekan dengan kerugian 0,4%. Sedangkan pasar saham AS bergerak mixed saat komposit Nasdaq turun 0,49% terimbas tergelincirnya saham Apple ke posisi terendah dalam dua tahun.
Di sisi lain Indeks Nikkei Jepang berkurang 1,04% lebih rendah pada sesi awal perdagangan dengan penurunan sebesar 173,84 poin ke level 16.472,50. Selanjutnya pelemahan juga menimpa indeks Hang Seng anjlok 184,22 atau 0,93% ke level 19.731,24 mengiringi indeks Straits Times yang turun 16,85 poin.
Saat indeks lain melemah, indeks Shanghai justru menjadi satu-satunya pasar saham yang menguat di antara mayoritas bursa utama Asia dengan kenaikan 7,45 poin atau 0,26% ke level 2.843,31.
"Pelemahan yen dan penyelamatan Mitsubishi Motors oleh Nissan menjadi kabar baik untuk pasar saham Jepang. Hal ini diyakini akan dapat meredakan tekanan untuk mencegah Nikkei anjlok lebih dalam, meski Nasdaq tergelincir kemarin," jelas Kepala representative of Superfund Securities Japan Hiroki Allen.
Seperti diketahui saham dari Nissan Motor Co dan Mitsubishi Motors Corp, keduanya bangkit pada sesi awal perdagangan akhir pekan ini setelah Nissan setuju untuk membeli 34% saham pesaingnya tersebut.
Adapun pada perdagangan hari ini sektor saham dalam negeri bergerak mixed. Sektor aneka industri dan pertanian mengalami pelemahan cukup dalam sebesar masing-masing minus 1,63% dan 1,57%. Sedangkan infrastruktur menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sebesar 0,67%.
Sedangkan untuk aham-saham yang menguat di antaranya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) naik Rp120 menjadi Rp2.610, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) bertambah Rp75 menjadi Rp7.125 serta PT First Media Tbk. (KBLV) menguat Rp60 menjadi Rp1.040.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 menjadi Rp72.950, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) melemah Rp175 menjadi Rp18.975 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menyusut Rp120 menjadi Rp4.020.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 3,36 poin atau 0,07% ke level 4.803,32 di tengah kelesuan mayoritas bursa Asia. Hari ini dilansir Reuters, Jumat (13/5/2016) pasar saham Asia masih melanjutkan tren negatif ketika yen terus mengalami kerugian setelah rencana perpanjangan stimulus dari Bank Of Japan (BoJ).
Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang menyusut 0,3% dalam sesi awal perdagangan, untuk tetap berada di jalur negatif selama satu pekan dengan kerugian 0,4%. Sedangkan pasar saham AS bergerak mixed saat komposit Nasdaq turun 0,49% terimbas tergelincirnya saham Apple ke posisi terendah dalam dua tahun.
Di sisi lain Indeks Nikkei Jepang berkurang 1,04% lebih rendah pada sesi awal perdagangan dengan penurunan sebesar 173,84 poin ke level 16.472,50. Selanjutnya pelemahan juga menimpa indeks Hang Seng anjlok 184,22 atau 0,93% ke level 19.731,24 mengiringi indeks Straits Times yang turun 16,85 poin.
Saat indeks lain melemah, indeks Shanghai justru menjadi satu-satunya pasar saham yang menguat di antara mayoritas bursa utama Asia dengan kenaikan 7,45 poin atau 0,26% ke level 2.843,31.
"Pelemahan yen dan penyelamatan Mitsubishi Motors oleh Nissan menjadi kabar baik untuk pasar saham Jepang. Hal ini diyakini akan dapat meredakan tekanan untuk mencegah Nikkei anjlok lebih dalam, meski Nasdaq tergelincir kemarin," jelas Kepala representative of Superfund Securities Japan Hiroki Allen.
Seperti diketahui saham dari Nissan Motor Co dan Mitsubishi Motors Corp, keduanya bangkit pada sesi awal perdagangan akhir pekan ini setelah Nissan setuju untuk membeli 34% saham pesaingnya tersebut.
Adapun pada perdagangan hari ini sektor saham dalam negeri bergerak mixed. Sektor aneka industri dan pertanian mengalami pelemahan cukup dalam sebesar masing-masing minus 1,63% dan 1,57%. Sedangkan infrastruktur menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sebesar 0,67%.
Sedangkan untuk aham-saham yang menguat di antaranya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) naik Rp120 menjadi Rp2.610, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) bertambah Rp75 menjadi Rp7.125 serta PT First Media Tbk. (KBLV) menguat Rp60 menjadi Rp1.040.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 menjadi Rp72.950, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) melemah Rp175 menjadi Rp18.975 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menyusut Rp120 menjadi Rp4.020.
(akr)
Lihat Juga :