Sinergi BUMN Akan Dirikan 35 Desa Wisata di Candi Borobudur

Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:22 WIB
Sinergi BUMN Akan Dirikan...
Sinergi BUMN Akan Dirikan 35 Desa Wisata di Candi Borobudur
A A A
YOGYAKARTA - Sinergi Badan Usaha Milik Negara Daerah Istimewa Yogyakarta akan membentuk 35 desa wisata baru. Ke-35 desa wisata tersebut berada di seputaran Candi Borobudur, sebuah destinasi kenamaan dunia yang juga masuk sebagai 10 destinasi unggulan dari Indonesia untuk mendatangkan wisatawan asing.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan, dalam koordinasi terakhir, sinergi BUMN akan membentuk 35 desa wisata di sekitar Candi Borobudur. Masing-masing BUMN wajib melakukan pendampingan di 35 desa wisata tersebut, minimal sebuah desa wisata. Dan PT Angkasa Pura I akan mendapatkan jatah satu desa wisata, meski sebenarnya mereka telah memiliki desa dampingan yaitu Dusun Bobung, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. "Masing-masing BUMN kejatah satu, mungkin terbanyak PT Taman Wisata Candi," tuturnya, Senin (24/10/2016).

Agus mengatakan, pembentukan desa wisata ini sebenarnya tidak lepas dari dibangunnya bandara baru di Yogyakarta, New Yogyakarta International Airport (NYIA). Dengan adanya bandara baru yang memiliki kapasitas lebih besar, dipastikan jumlah wisatawan yang masuk ke Yogyakarta dan menuju Candi Borobudur akan melonjak dari kondisi saat ini.

Agus memproyeksikan, di tahun pertama dan kedua, jumlah penumpang yang masuk ke bandara NYIA mencapai 15 juta orang dalam setahun. Beberapa juta di antaranya merupakan penumpang mancanegara. Penumpang dari mancanegara akan melonjak seiring dengan bertambahnya jumlah maskapai penerbangan luar negeri yang melakukan direct flight ke Yogyakarta. Apalagi saat ini sudah banyak maskapai mengajukan izin direct flight di bandara baru.

Karena akan melonjak jumlah kunjungannya, maka wisatawan yang berada di Candi Borobudur juga akan meningkat drastis. Padahal di satu sisi, berdasarkan penelitian para ahli, kekuatan bangunan dan tanah dari Candi Borobudur sudah maksimal. Jika nanti jumlah pengunjung melonjak, dikhawatirkan permukaan candi akan menurun, bahkan dikhawatirkan akan runtuh. "Tapi ada ambang batas tertentu berapa wisatawan yang boleh naik ke candi," lanjutnya.

Kendati demikian, ia yakin animo wisatawan ke Candi Borobudur akan semakin tinggi. Maka sinergi BUMN berusaha mengatur kunjungan tersebut agar tidak membahayakan konstruksi candi. Rencananya, wisatawan yang akan masuk ke candi dipecah terlebih dahulu dengan transit di desa-desa wisata yang mereka bangun dan mereka dampingi.

Dengan mengatur banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, maka bangunan candi dan konstruksi di sekelilingnya dapat terlindungi dengan baik. Di samping itu, pendirian desa wisata di seputaran candi akan menambah jangkauan efek ganda dari keberadaan candi terbesar di dunia ini. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat di seputaran candi juga meningkat. "Tujuannya memang meningkatkan kesejahteraan warga sekitar," ujarnya.

General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah 2, Amihwannudin menambahkan, era baru di Yogyakarta akan segera dimulai dengan berdirinya bandara baru di Kulonprogo. Jalur baru menuju ke Candi Borobudur segera terwujud. Dan sebagai antisipasi, pihaknya mulai menambah jalur distribusi baru, terutama ke wilayah-wilayah terpencil di Kulon Progo, yang notabene akan dilewati jalur baru menuju Candi Borobudur ini.

"Baru saja kami meresmikan penyalaan pertama listrik pedesaan di Desa Sidomulyo, wilayah terpencil Kulon Progo tak jauh dari Borobudur," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
AP I Pede Banget Sematkan...
AP I Pede Banget Sematkan Stempel ‘Safe Travels’ di 15 Bandara
Angkasa Pura Dukung...
Angkasa Pura Dukung Layanan Penerbangan Langsung Komoditas Ekspor
Pergerakan Penumpang...
Pergerakan Penumpang pada Puncak Arus Mudik 29 April Mencapai 174.910 Penumpang
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Layanan Akses Internet 5G Berkecepatan Tinggi
Bandara SAMS Sepinggan...
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Raih Penghargaan The ACI Director General’s Roll of Excellence in Airport Service Quality
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
33 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
10 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved