alexa snippet

IHSG Diprediksi Buka Tahun Baru dengan Tekanan

IHSG Diprediksi Buka Tahun Baru dengan Tekanan
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju IHSG hari ini atau pembukaan awal tahun 2017 akan mengalami tekanan pada range 5.260-5.350. Foto/Ilustrasi/Istimea
A+ A-
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini atau pembukaan awal tahun 2017 akan mengalami tekanan pada range pergerakan 5.260-5.350.

Menurutnya, secara teknikal setelah sempat mengkonfirmasi pola bullish butterfly harmonic pattern dengan mencapai target 38,2%, penutupan IHSG berhasil menyentuh dan memantul tepat pada target 61,8% dari pola tersebut.

"Terkonsolidasinya IHSG secara teknikal cenderung wajar selain mencapai target reversal IHSG pun pulled back pada area overbought membuat tekanan jual mulai terlihat dari sisi indikator stochastic dan RSI. Pola yang terbentuk diakhir tahun pun cenderung negatif di mana terlihat pola Gavestone Doji dengan potensi koreksi jangka pendek," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Sementara, IHSG akhir pekan lalu atau akhir perdagangan 2016 ditutup pada zona negatif atau melemah 5,85 poin setara 0,11% di level 5.296,71 dengan volume yang cenderung moderate. Aksi profit taking terlihat disebagian besar saham yang telah mengalami penguatan signifikan.

Indeks sektor konsumer menjadi dalang penekan IHSG diperdagangan akhir 2016. Secara YoY IHSG mengalami penguatan sebesar 15,32% pada 2016 menghapus kerugian tahun sebelumnya yang melemah sebesar 12,13%.

"Capital flow yang terjadi sepanjang 2016 tercatat inflow Rp16,3 triliun, lebih baik dari tahun sebelumnya. Data ekonomi cukup baik yang rilis diakhir tahun seperti pertumbuhan pinjaman naik 8,5% dari 7,5%. Sehingga diperkirakan pencapaian tersebut dapat menjadi modal IHSG menatap tahun depan menghadapi ancaman capital out flow dari kekuatan ekonomi AS yang terus membaik," tutur Lanjar.



(izz)
views: 1.132
loading gif
Top