alexa snippet

Beda dengan SBY, Baru Jokowi yang Ingin CEO BUMN Asal Asing

Beda dengan SBY, Baru Jokowi yang Ingin CEO BUMN Asal Asing
Mantan Sesmen BUMN Said Didu mengkritik usul Jokowi yang ingin CEO BUMN diisi orang asing. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengatakan, baru Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia yang ingin CEO Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal asing.

Hal ini berbeda dengan Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Indonesia sebelum-sebelumnya yang tidak pernah melempar wacana itu.

Presiden sebelumnya enggak pernah wacanakan CEO BUMN dari asing. Pak SBY enggak pernah, baru Pak Jokowi," ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

Said mempertanyakan apa kepentingannya jika CEO BUMN diisi orang asing. Menurutnya banyak anak negeri yang bisa menjadi pemimpin di perusahaan pelat merah.

"Di Indonesia orang jujur dan pintar banyak tapi mereka enggak suka jadi penjilat. Nah asing sama saja, ada yang enggak jujur meski banyak juga yang jujur," katanya.

Dia menegaskan, jangan mengira kualitas orang Indonesia berada di bawah asing. Masih banyak yang berkualitas tapi tidak terpantau oleh negara.

"Jangan katakan orang Indonesia tidak ada lagi orang hebat dan jujur makanya cari dari orang asing," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyindir pihak-pihak yang mempertanyakan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kursi chief executive officer (CEO) perusahaan BUMN diisi oleh orang asing. Baginya, tidak ada yang salah dengan keinginan Jokowi tersebut.

Dia justru heran dengan pihak yang mempertanyakan mengenai hal tersebut. Pasalnya, selama ini pelatih Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga diisi oleh orang asing.

"Orang-orang meributkan ketika Presiden bilang sedang memikirkan CEO BUMN orang asing. Lho, pelatih PSSI juga orang asing, kok enggak ribut," katanya di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta.



(ven)
views: 54.307
loading gif
Top