Bersama Kementerian KLHK dan PUPR, Sinar Mas Bangun Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumsel
Selasa, 06 September 2022 - 17:40 WIB
loading...
KLHK dan Sinar Mas teken MoU untuk persemaian bibit di Sumatra Selatan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) dan Sinar Mas menandatangani nota kesepahaman pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan, berkapasitas 10 juta bibit per tahun.
Baca juga: KLHK Sebut Pertemuan 3rd EDM-CSWG Bahas Tiga Isu Prioritas
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono dengan Managing Director APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, disaksikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya di Jakarta.
Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya mengatakan, Indonesia’s FoLU Net Sink 2030 diharapkan tidak hanya dapat mencapai target dalam penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), namun juga sekaligus dapat dijadikan momentum untuk mempercepat proses peningkatan kualitas dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.
Siti menambahkan, dalam konteks dukungan dan aksi nyata terhadap upaya percepatan proses peningkatan tutupan hutan dan lahan dalam kerangka peningkatan kualitas lingkungan dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan dimaksud, salah satu kunci pertama dan memegang peranan penting yaitu penyediaan bibit berkualitas untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang lebih masif dan terstruktur.
Baca juga: KLHK Sebut Pertemuan 3rd EDM-CSWG Bahas Tiga Isu Prioritas
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono dengan Managing Director APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, disaksikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya di Jakarta.
Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya mengatakan, Indonesia’s FoLU Net Sink 2030 diharapkan tidak hanya dapat mencapai target dalam penurunan emisi gas rumah kaca (GRK), namun juga sekaligus dapat dijadikan momentum untuk mempercepat proses peningkatan kualitas dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.
Siti menambahkan, dalam konteks dukungan dan aksi nyata terhadap upaya percepatan proses peningkatan tutupan hutan dan lahan dalam kerangka peningkatan kualitas lingkungan dan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan kehutanan dimaksud, salah satu kunci pertama dan memegang peranan penting yaitu penyediaan bibit berkualitas untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan yang lebih masif dan terstruktur.
Lihat Juga :