Proyek Bersama ASM dan BIB Jamin Keamanan Distribusi Batu Bara

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:07 WIB
loading...
Proyek Bersama ASM dan...
Pelabuhan Bunati, yang terletak di Kalimantan Selatan, merupakan salah satu simpul vital dalam rantai logistik ekspor batu bara milik PT Borneo Indobara (BIB). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pelabuhan Bunati, yang terletak di Kalimantan Selatan, merupakan salah satu simpul vital dalam rantai logistik ekspor batu bara milik PT Borneo Indobara (BIB), salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan ini beroperasi di bawah naungan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), bagian dari Sinar Mas Group, dan mengelola konsesi pertambangan seluas lebih dari 24.000 hektare. BIB memproduksi batu bara termal dengan kalori menengah hingga tinggi, yang banyak digunakan oleh pembangkit listrik di pasar domestik maupun internasional seperti India, Tiongkok, dan negara-negara ASEAN.

Sebagai perusahaan dengan sistem pertambangan yang terintegrasi, kelancaran proses pengapalan batu bara dari dermaga di Bunati sangat krusial bagi BIB. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan menghadapi tantangan teknis serius berupa pendangkalan alur pelayaran di area Jetty Timur dan Jetty Barat. Kedalaman kolam yang sebelumnya ideal telah menyusut hingga hanya 3,8-4,2 meter. Kondisi ini membahayakan operasi kapal tongkang berukuran 330 FT (10.000 DWT) yang memiliki draft penuh 5,3 meter, karena berisiko kandas saat meninggalkan dermaga. Dampaknya, jadwal ekspor dan efisiensi rantai logistik menjadi terganggu.

Baca Juga: Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes, Hartanya Tembus Rp446 Triliun

Untuk mengatasi persoalan tersebut, BIB melakukan pengerukan kolam pelabuhan guna mengembalikan kedalaman alur pelayaran ke kondisi ideal. Dalam pelaksanaannya, BIB menjalin kerja sama strategis dengan PT Anugerah Samudera Madanindo (ASM), perusahaan nasional berbasis di Semarang yang memiliki spesialisasi dalam konstruksi kelautan dan layanan maritim terintegrasi.

Reputasi ASM sebagai penyedia layanan fasilitas pelabuhan tambang diperkuat oleh pengalamannya yang luas di Kalimantan Selatan, salah satu wilayah strategis industri pertambangan Indonesia. Dengan rekam jejak yang kuat dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan batu bara, ASM memahami kompleksitas kebutuhan teknis dan keselamatan kerja di area tambang terpencil, serta mampu memberikan solusi cepat dan tepat sasaran.

Kapabilitas ASM tercermin dari keberhasilannya dalam mendukung proyek-proyek besar seperti operasional PLTU Batang dan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. ASM menyediakan layanan menyeluruh, mulai dari pengerukan dan reklamasi, pekerjaan bawah air, konstruksi maritim, manajemen armada, survei kelautan, hingga pengadaan material konstruksi.

Komitmen ASM terhadap mutu layanan, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik tercermin dari perolehan berbagai sertifikasi internasional, antara lain: ISO 9001:2015 (sistem manajemen mutu), ISO 14001:2015 (manajemen lingkungan), ISO 45001:2018 (keselamatan dan kesehatan kerja), serta ISO 37001:2016 (sistem manajemen anti-suap).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Rekomendasi
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved