Tiket KA Tambahan Lebaran Ekonomi Langsung Ludes

Senin, 11 Mei 2015 - 22:01 WIB
Tiket KA Tambahan Lebaran...
Tiket KA Tambahan Lebaran Ekonomi Langsung Ludes
A A A
SEMARANG - Antusias masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api (KA) untuk mudik lebaran cukup tinggi. Terbukti, baru sehari penjualan tiket KA tambahan Lebaran dibuka kelas ekonomi langsung ludes.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto mengatakan, antusias masyarakat menggunakan KA untuk mudik sudah terlihat sejak dibukanya penjualan tiket KA Lebaran, bulan lalu, yang langsung habis terjual.

Dia menyebutkan, untuk tiket KA tambahan Lebaran kelas ekonomi PSO atau bersusidi, perjalanan H-1 sampai H-3 telah habis terjual. Bahkan, ada beberapa KA tambahan lebaran kelas ekonomi subsidi yang telah habis dari H-6 sampai H-1.

Sementara untuk KA kelas komersil di hari pertama rata-rata okupansinya berkisar antara 70% sampai dengan 80%. "Kelas Ekonomi Subsidi memang paling diburu dan rata-rata telah habis," katanya.

Dia mengaku, cepatnya penjualan tiket KA Lebaran, tidak lepas dari semakin mudahnya melakukan pemesanan tiket. Dia menyebutkan, sebagian besar masyarakat memesan tiket KA melalui chanel eksternal berupa minimarket, atau saluran online melalui website PT KAI.

Bahkan lanjut Suprapro, pemesanan tiket melalui stasiun cenderung sepi dan hanya dipenuhi oleh calon penumpang yang melakukan perjalanan go show. "Saat ini pemesanan tiket lebih mudah, bisa melalui berbagai cara, sehingga semakin mudah, karena tidak perlu datang ke stasiun. Di stasiun Semarang Poncol relatif banyak yang pesan, tapi untuk Tawang sepi," ujarnya.

KA tambahan Lebaran, yang melintas di Daop 4 ada enam KA yang melayani 12 perjalanan dengan total kapasitas tempat duduk 8.568 seat per hari. Dari enam KA Empar merupakan, KA ekonomi PSO dan dua KA komersial.

KA yang melintas masing-masing, adalah KA Gajayana Lebaran, KA Sembrani Lebaran, KA Tawang Jaya Lebaran, KA Matarmaja Lebaran, KA Kertajaya Lebaran dan KA Mantap Lebaran.

PT KAI mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang sudah berhasil melakukan pemesanan, untuk segera melakukan pencetakan tiket di mesin Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun untuk menghindari hilangnya struk pembayaran dan antrean panjang pencetakan tiket menjelang keberangkatan KA.

Di sisi lain, warga meminta penjualan tiket KA Lebaran tidak hanya dijual secara online. Sebab, tidak semua bisa mengakses. Apalagi bagi kebanyakan warga yang berprofesi sebagai pedagang kecil. Selain itu, bila terjadi gangguan jaringan pemesanan tiket via online susah diakses.

Udin, karyawan swasta di bilangan Jakarta Pusat yang hendak mudik ke Cirebon mengaku baru bisa mendapatkan tiket pagi. Padahal, dia sudah antre sejak malam dini hari di minimarket.

"Saya antre bang, sampai jam 3 pagi lebih. Kita antre di Alfamart dari tengah malam. Udah gitu tiap akses tiket gagal terus. Jadi enggak dapet. Saya baru dapet pagi pas lihat tiket KA via HP ternyata masih ada yang kosong. Padahal, semalam susah diakses," katanya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tiket Kereta Mudik Lebaran...
Tiket Kereta Mudik Lebaran 2022 Sudah Bisa Dibeli Melalui Aplikasi KAI
KAI Tebar Diskon Tiket...
KAI Tebar Diskon Tiket Kereta hingga 60%, KA Eksekutif Cuma Rp75 Ribu!
Aturan Baru Pembatalan...
Aturan Baru Pembatalan Tiket Kereta Api, Simak Syarat dan Ketentuannya
Simak! Ini Aturan Baru...
Simak! Ini Aturan Baru Pengembalian Dana Pembatalan Tiket Kereta Api Antar Kota
KAI Operasikan 56 Kereta...
KAI Operasikan 56 Kereta Tambahan untuk Angkutan Nataru
Buruan Serbu! Ada 18.000...
Buruan Serbu! Ada 18.000 Tiket Kereta Api dengan Harga Diskon Mulai Rp 100 Ribu
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved