Pertamina Alokasikan Belanja Modal USD3,2 Miliar

Kamis, 21 Mei 2015 - 09:25 WIB
Pertamina Alokasikan...
Pertamina Alokasikan Belanja Modal USD3,2 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (persero) tahun ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/ capex) sebesar USD3,2 miliar untuk mengembangkan blok-blok minyak dan gas (migas) di luar negeri.

Capex tersebut setara dengan 26,9% dari total belanja modal perusahaan. Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, alokasi belanja modal untuk menggenjot anak usahanya di luar negeri yakni Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP). Adapun, PIEP mengelola tiga anak perusahaan di antaranya PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP), PT Pertamina Malaysia Eksplorasi Produksi (PMEP), dan anak usaha yang bekerja sama dengan Conoco Phillips Algeria Ltd (Copal Ltd).

”Total rata-rata produksi mencapai 78.000 barel oil equivalent per day (boepd) peak nya sampai 89.000 boepd. Komposisinya paling besar adalah Malaysia karena sudah masuk kategori sudah beroperasi,” kata dia di Jakarta kemarin. Presiden Direktur PIEP Slamet Riadhy menargetkan, pada 2022 aset yang dikelola anak perusahaannya di Malaysia yakni Pertamina Malaysia Eksplorasi-Produksi bersama Murphy mampu mencapai 70.000 boepd. Dari enam blok migas yang diakuisisi Pertamina dari Murphy, produksi net to share saat ini mencapai 42.000 barel boepd, di mana produksi dalam bentuk minyak mencapai sekitar 24.000 bopd.

”Kami optimistis produksi akan terus meningkat. Pada 2020 hingga 2022, PIEP menargetkan produksi net to share Pertamina dari keenam dapat meningkat menjadi sekitar 70.000 boepd,” jelas dia.

Sementara itu, Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, upaya peningkatan cadangan dan produksi dari luar negeri termasuk dari asetaset di Malaysia sangat penting tidak hanya menguntungkan secara bisnis, akan tetapi bagi upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Menurut dia, dalam upaya pembelian aset di luar negeri Pertamina memprioritaskan pada lapanganlapangan berproduksi.

Nanang wijayanto
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
13 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
23 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved