Jokowi Masih Kaji Bentuk Holding BUMN Pelabuhan

Jum'at, 22 Mei 2015 - 14:21 WIB
Jokowi Masih Kaji Bentuk...
Jokowi Masih Kaji Bentuk Holding BUMN Pelabuhan
A A A
SURABAYA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pemerintah saat ini masih terus mengkaji penyatuan (holding) badan usaha milik negara (BUMN) bidang kepelabuhan.

Dia menuturkan, pemerintah juga membuka kemungkinan lain seperti konsolidasi dan sinergi antara BUMN, mulai PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I hingga IV. Meski demikian, seluruh sistem kepelabuhan di Indonesia tersebut harus terintegrasi menjadi satu.

"Holding itu masih diproses terus untung ruginya, jadi nanti kita lihat apakah perlu dibentuk holding, apa itu konsilidasi ataupun sinergi BUMN di Pelindo, yang jelas sistemnya akan satu," kata Jokowi usai menghadiri peresmian Teluk Lamong di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/5/2015).

Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan, dengan pengintegrasian satu sistem tersebut diharapkan bisa menekan biaya logistik di Tanah Air. Sebab, biaya logisitik di Indonesia saat ini masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara ASEAN lainnya.

"Kita bangun hanya satu sistem di satu tempat jadi tidak sendiri-sendiri, saya perhitungkan biaya transportasi bisa separuh atau sepertiganya, karena saat ini masih mahal dibanding negara tetangga, barang kita sulit bersaing kalau tidak bisa menurunkan biayanya," ucapnya mengakui.

Melalui penerapan satu sistem yang terintegrasi, lanjut Jokowi, biaya transportasi melalui jalur laut bisa lebih efisien. Dengan sendirinya, biaya pendukungnya juga ikut turun seperti bongkat muat barang termasuk biaya tracking-nya.

"Ini akan memberikan daya saing yang kuat, dengan demikian pertumbuhan industri dan ekonomi akan meningkat. Kita dorong terminal petikemas dan pelabuhan yang efisien di semua provinisi, terutama wilayah yang memproduksi barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
49 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved