IHSG Simpan Potensi Koreksi Lanjutan, Lirik Saham Ini

Selasa, 26 Mei 2015 - 08:15 WIB
IHSG Simpan Potensi...
IHSG Simpan Potensi Koreksi Lanjutan, Lirik Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih menyimpan potensi koreksi lanjutan.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, pelemahan yang terjadi kemarin mengurangi mood pelaku pasar untuk melakukan transaksi, sehingga lebih memilih keluar pasar dan bertransaksi dalam jumlah dan rentang tipis.

"Apalagi pelemahan IHSG belum sebanding dengan kenaikan yang telah terjadi sebelumnya, sehingga masih menyimpan pelemahan dan masih adanya utang gap 5.273-5.278 yang berpeluang kembali diuji," ujarnya di Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.265-5.278 dan resisten 5.295-5.321. Laju IHSG kemarin gagal dekati area target resisten 5.332-5.350 dan sempat bertahan serta berakhir di area target support 5.280-5.305.

"Tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan jika ada," jelas Reza.

Pelaku pasar tampaknya terimbas pelemahan di sejumlah bursa saham global yang tersengat pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen di luar FOMC terkait dengan rencananya untuk menaikkan suku bunga acuannya pada akhir tahun ini.

Kembali anjloknya laju rupiah dan masih berlanjutnya aksi jual asing dengan jumlah yang lebih rendah dari sebelumnya turut melemahkan laju IHSG. Investor asing kembali catatkan nett sell dari net buy Rp516,44 miliar menjadi net sell Rp140,21 miliar.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.100-Rp22.650. Rekomendasi lakukan trading buy selama bertahan di atas Rp22450.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp26.100-Rp26.750. Rekomendasi lakukan trading buy selama bertahan di atas Rp26.450.

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.065-Rp4.165. Rekomendasi lakukan trading buy selama bertahan di atas Rp4.100.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.125-Rp2.245. Rekomendasi lakukan trading buy selama bertahan di atas Rp2.180.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp6.925-Rp7.175. Rekomendasi lakukan trading sell jika gagal bertahan di Rp7.000.

PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp17.200-Rp17.700. Rekomendasi lakukan trading sell jika gagal bertahan di Rp17.300.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
46 menit yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
1 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
3 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
4 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved