SMF Pinjami BTN Rp1,5 Triliun Dukung 1 Juta Rumah
Rabu, 27 Mei 2015 - 15:50 WIB
SMF Pinjami BTN Rp1,5 Triliun Dukung 1 Juta Rumah
A
A
A
JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) memberikan pinjaman sebesar Rp1,5 triliun kepada PT Bank Tabungan Negara (BTN) untuk mendukung program 1 Juta Rumah.
Penyaluran dana tersebut dilakukan melalui penandatanganan pembiayaan antara PT SMF dan BTN, yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
"Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dan kita akan menggerakan seluruh sumber dana dalam rangka mendukung program satu juta rumah," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Dia mengatakan bahwa Program 1 Juta Rumah ini didukung pula oleh Real Estate Indonesia (REI). "Kita sudah mendapatkan komitmen dari REI untuk mendukung pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," tambahnya.
Sementara Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan soal pendanaan.
"Tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan dana FLPP karena akan ada banyak skim pendanaan untuk mendukung keberhasilan program satu juta rumah," ujar Maurin.
Maurin memaparkan bahwa saat ini pemerintah sedang mempertimbangkan skim selisih suku bunga.
"Selain skim FLPP, pemerintah mempertimbangkan juga untuk menggunakan kembali skim selisih suku bunga atau bisa juga dengan menggunakan skim lain, seperti pemerintah menugaskan Bapertarum, BPJS dan Taspen untuk menempatkan dananya di BTN," terang Maurin.
Direktur Utama PT SMF Raharjo Adisusanto mengatakan bahwa pencairan dana Rp1,5 triliun ini merupakan milestone atau peristiwa penting yang dapat diikuti oleh sumber dana selanjutnya.
Dia berharap bahwa kerja sama yang dilakukan oleh PT SMF dan Bank BTN dapat diikuti oleh stakeholder lainnya untuk mendukung program 1 juta rumah.
Penyaluran dana tersebut dilakukan melalui penandatanganan pembiayaan antara PT SMF dan BTN, yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
"Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya dan kita akan menggerakan seluruh sumber dana dalam rangka mendukung program satu juta rumah," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Dia mengatakan bahwa Program 1 Juta Rumah ini didukung pula oleh Real Estate Indonesia (REI). "Kita sudah mendapatkan komitmen dari REI untuk mendukung pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," tambahnya.
Sementara Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan soal pendanaan.
"Tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan dana FLPP karena akan ada banyak skim pendanaan untuk mendukung keberhasilan program satu juta rumah," ujar Maurin.
Maurin memaparkan bahwa saat ini pemerintah sedang mempertimbangkan skim selisih suku bunga.
"Selain skim FLPP, pemerintah mempertimbangkan juga untuk menggunakan kembali skim selisih suku bunga atau bisa juga dengan menggunakan skim lain, seperti pemerintah menugaskan Bapertarum, BPJS dan Taspen untuk menempatkan dananya di BTN," terang Maurin.
Direktur Utama PT SMF Raharjo Adisusanto mengatakan bahwa pencairan dana Rp1,5 triliun ini merupakan milestone atau peristiwa penting yang dapat diikuti oleh sumber dana selanjutnya.
Dia berharap bahwa kerja sama yang dilakukan oleh PT SMF dan Bank BTN dapat diikuti oleh stakeholder lainnya untuk mendukung program 1 juta rumah.
(rna)
Lihat Juga :