Defisit Transaksi Berjalan 2015 Diprediksi 3%

Minggu, 31 Mei 2015 - 18:22 WIB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan 2015 Diprediksi 3%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaski berjalan (current acount defisit/CAD) pada akhir 2015 berada pada kisaran 2,5%-3% dari produk domestik bruto (PDB).

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, meski CAD diperkirakan meningkat namun current acount tetap terjaga sejalan dengan naiknya impor barang modal.

"Sementara itu, prospek neraca pembayaran 2015 masih harus terus dicermati sesuai perekonomian global yang masih tinggi," ujar Agus di Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Tercatat, neraca pembayaran Indonesia (NPI) surplus pada kuartal I/2015 sebesar USD1,3 miliar. Surplus ‎neraca pembayaran Indonesia (NPI) ini didukung oleh dua faktor yakni defisit transaksi berjalan yang lebih rendah sebesar USD3,8 miliar atau sekitar -1,8% dari PDB dan surplus transaksi modal & finansial sekitar USD5,9 miliar.

"Neraca pembayaran yang surplus diharapkan berlanjut. Yakni karena surplus neraca modal dan keuangan. Masih membaik dengan masih masuknya dana masuk," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved