Harga Komoditas Mulai Naik, Inflasi Jateng Melambung

Senin, 01 Juni 2015 - 21:39 WIB
Harga Komoditas Mulai...
Harga Komoditas Mulai Naik, Inflasi Jateng Melambung
A A A
SEMARANG - Naiknya harga sejumlah komoditas menjelang Ramadan dan Lebaran mengakibatkan inflasi di Jawa Tengah (Jateng) melambung ke 0,51%, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,45.

Inflasi ini lebih tinggi dibandingkan bulan April sebesar 0,17%, dengan IHK sebesar 117,85.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari mengatakan, inflasi disebabkan adanya kenaikan harga sejumlah komiditi.

Dia menjelaskan, kelompok komoditas yang memberikan sumbangan inflasi paling besar adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,34%, yang diikuti kelompok makanan jadi, minuman dan tembakau sebesar 0,08%.

“Komoditas yang mengalami kenaikan harga dan memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi, di antaranya bawang merah, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras dan bawang putih. Kalau untuk sandang kenaikan masih relatif kecil,” ujarnya di Semarang, Senin (1/6/2015).

Sedangkan untuk komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah jeruk, semen, minyak goreng, besi beton dan buncis.

Berdasarkan pantuan BPS Jateng, dari enam kota survei biaya hidup (SBH), inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal dengan inflasi sebesar 0,74% dengan IHK sebesar 115,15, diikuti Kota Semarang sebesar 0,54% dengan IHK sebesar 118,50.

Kemudian, disusul Cilacap dan Kota Purwokerto sebesar 0,47% dengan IHK masing-masing sebesar 121,33 dan 117,21, Kudus sebesar 0,45% dengan IHK sebesar 124,03. Inflasi paling rendah terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,37% dengan IHK sebesar 116,53.

Dia mengaku, saat ini kenaikan harga masih relatif kecil, namun tidak menutup kemungkinan pada saat Ramadan dan mendekati Lebaran harga-harga akan melambung.

Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), terutama dalam hal meningkatkan ketersediaan pasokan. Pasalnya, selama pasokan lancar akan mampu menekan inflasi.

Tini, pedagang sayur keliling mengaku, sejak dua pekan terakhir beberapa barang kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan harga, seperti telur, ayam potong dan bumbu-bumbuan. “Kenaikan rata-rata Rp1000-2000,” katanya.

Dia mencontohkan, harga telur ayam yang sebelumnya harganya di kisaran Rp18.000-Rp19.000/kilogram (kg), saat ini sudah naik menjadi Rp21.000/kg.

”Biasanya memang kalau mau Puasa harga-harga mulai naik,” ucapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved