OPEC Diprediksi Tak Pangkas Produksi, Minyak Stabil

Selasa, 02 Juni 2015 - 12:58 WIB
OPEC Diprediksi Tak...
OPEC Diprediksi Tak Pangkas Produksi, Minyak Stabil
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia stabil pada Selasa karena permintaan meningkat di awal perdagangan di tengah ekspektasi bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak akan memangkas produksinya pada pertemuan pekan ini.

OPEC akan melekukan pertemuan pada akhir pekan ini di Wina untuk membahas strategi produksi. Citi Bank AS mengatakan bahwa OPEC akan mempertahankan produksi saat ini.

Harga minyak didukung penyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi bahwa permintaan minyak akan meningkat pada semester II tahun ini.

"Komentar dari Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Naimi yang bersifat optimistis mengakui saat ini terjadi surplus di pasar, tetapi mengantisipasi kuatnya permintaan babak kedua dan rebalancing di pasar," kata Citi dalam catatannya seperti dilansir dari Reuters, Selasa (2/6/2015).

Minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak bulan depan jatuh ke titik terendah di USD64,71/barel pada Selasa, sebelum merayap kembali ke USD64,85 pada pukul 0345 GMT.

Sementara minyak mentah AS berada di USD60,23/barel, naik 3 sen dari penutupan terakhir dan turun 14 sen ke USD60,09/barel.

Analis mengatakan bahwa permintaan kilang perusahaan juga mendukung harga minyak. Sementara Phillip Futures yang berbasis di Singapura menyatakan bahwa harga kemungkinan akan jatuh kembali akhir pekan ini karena keputusan OPEC untuk tidak memangkas produksinya akan memberi ruang pada memburuknya kelebihan pasokan.

Naimi adalah arsitek utama dari keputusan OPEC pada pertemuan terakhir di November 2014. OPEC tidak memangkas produksi minyak mentah meskipun berlimpahnya pasokan global ditambah ledakan di kilang AS, yang memicu anjloknya harga minyak.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
2 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
2 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
4 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
4 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
5 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved