Pengampunan Pajak Bikin Koruptor Seolah Kebal Hukum

Selasa, 02 Juni 2015 - 16:26 WIB
Pengampunan Pajak Bikin...
Pengampunan Pajak Bikin Koruptor Seolah Kebal Hukum
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai, rencana pemerintah memberikan pengampunan pajak (tax amnesty) untuk para pelaku tindak pidana, khususnya koruptor akan membuat mereka seolah kebal hukum.

Pasalnya, aksi kriminal yang telah dilakukannya akan diampuni, asalkan mereka mau memarkirkan dananya di Indonesia.

Dia mengaku, tidak setuju dengan rencana pemerintah memberikan keistimewaan kepada koruptor. Padahal, di negara lain koruptor termasuk tindak pidana yang dikecualikan mendapat tax amnesty.

"Kalau itu (pengampunan pajak untuk koruptor) tidak setuju. Itu berisiko dan jadi preseden buruk bagi Indonesia karena seolah memberi kekebalan hukum kepada pelaku korupsi," tegasnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (2/6/2015).

Yustinus mengatakan, pengampunan pajak untuk para pelaku korupsi akan berdampak buruk di masa yang akan datang. Sebab, pemerintah bakal terus dimanfaatkan oleh para pelaku korupsi.

"Ini tidak baik untuk masa mendatang karena bisa jadi ke depan pemerintah akan selalu dimanfaatkan koruptor. Pajak yang didapat tidak optimal, tapi terlanjur memberikan pengampunan," imbuh dia.

Dia menambahkan, pemberlakuan pengampunan pajak tersebut sedianya tidak hanya dibatasi untuk dana-dana yang terparkir di luar negeri. Seharusnya, potensi pajak yang belum tertagih di dalam negeri juga diikutsertakan.

"Karena kalau tidak, orang akan memindahkan dulu ke luar negeri supaya bisa ikut amnesty. Jadi malah mendorong mereka tidak bayar pajak," ujarnya.

(Baca: Apindo: Koruptor Diampuni Tak Masalah Demi Pajak)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
10 menit yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
51 menit yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
1 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
1 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved