PLN Bali Lakukan Efisiensi Rp5,67 Triliun/Tahun
Senin, 08 Juni 2015 - 11:03 WIB
PLN Bali Lakukan Efisiensi Rp5,67 Triliun/Tahun
A
A
A
NUSA DUA - PT PLN (persero) Distribusi Wilayah Bali memperoleh efisiensi Rp5,67 triliun/tahun, dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang.
General Manajer PLN Distribusi Wilayah Bali Doddy Pangaribuan mengatakan, PLTU Celukan Bawang Unit 1 memiliki kapasitas 130 megawatt (MW) diperoleh efisiensi Rp4,6 miliar/hari.
Sedangkan untuk PLTU unit 2 memiliki kapasitas 125 MW dengan efisiensi Rp8 miliar dan PLTU Celukan Bawang Unit 3 memiliki kapasitas hingga 125 MW dengan efisiensi Rp2,7 miliar/hari.
"Beroperasinya tiga unit PLTU Celukan Bawang memiliki total efisiensi Rp15 miliar/hari atau Rp5,67 triliun/tahun," kata dia di Nusa Dua, Bali Senin (8/6/2015).
Menurutnya, PLN akan terus melakukan efisiensi dengan melakukan penurunan biaya pokok produksi pembangkit listrik. Namun begitu, pihaknya juga tetap menjamin serta meningkatkan kehandalan pasokan listrik.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan kehandalan pasokan listrik sekaligus menurunkan biaya biaya pokok produksi," ujarnya.
Tidak hanya itu, untuk melakukan efisiensi PLN juga sedang menjalankan beberapa proyek yang saat ini sedang berjalan, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk dan PLTG Pemaron dengan total kapasitas 218 MW.
"Pemanfaatan gas untuk listrik memberikan keuntungan dari sisi lingkungan, pengurangan CO2 sekitar 1 juta ton/tahun," ungkapnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirmam Said meminta agar PLN terus meningkatkan penggunaan gas untuk pembangkit. Di samping itu, Sudirman juga meminta rasio elektrifikasi di Bali terus ditingkatkan.
"Saat ini, rasio elektrifikasi khususnya di Bangli masih 69%. Artinya, masih di bawah rata-rata nasional 84%," tutur dia.
General Manajer PLN Distribusi Wilayah Bali Doddy Pangaribuan mengatakan, PLTU Celukan Bawang Unit 1 memiliki kapasitas 130 megawatt (MW) diperoleh efisiensi Rp4,6 miliar/hari.
Sedangkan untuk PLTU unit 2 memiliki kapasitas 125 MW dengan efisiensi Rp8 miliar dan PLTU Celukan Bawang Unit 3 memiliki kapasitas hingga 125 MW dengan efisiensi Rp2,7 miliar/hari.
"Beroperasinya tiga unit PLTU Celukan Bawang memiliki total efisiensi Rp15 miliar/hari atau Rp5,67 triliun/tahun," kata dia di Nusa Dua, Bali Senin (8/6/2015).
Menurutnya, PLN akan terus melakukan efisiensi dengan melakukan penurunan biaya pokok produksi pembangkit listrik. Namun begitu, pihaknya juga tetap menjamin serta meningkatkan kehandalan pasokan listrik.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan kehandalan pasokan listrik sekaligus menurunkan biaya biaya pokok produksi," ujarnya.
Tidak hanya itu, untuk melakukan efisiensi PLN juga sedang menjalankan beberapa proyek yang saat ini sedang berjalan, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk dan PLTG Pemaron dengan total kapasitas 218 MW.
"Pemanfaatan gas untuk listrik memberikan keuntungan dari sisi lingkungan, pengurangan CO2 sekitar 1 juta ton/tahun," ungkapnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirmam Said meminta agar PLN terus meningkatkan penggunaan gas untuk pembangkit. Di samping itu, Sudirman juga meminta rasio elektrifikasi di Bali terus ditingkatkan.
"Saat ini, rasio elektrifikasi khususnya di Bangli masih 69%. Artinya, masih di bawah rata-rata nasional 84%," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :