Rupiah Ditutup Membaik Jauhi Rp13.400/USD

Selasa, 09 Juni 2015 - 16:52 WIB
Rupiah Ditutup Membaik...
Rupiah Ditutup Membaik Jauhi Rp13.400/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup membaik dan menjauhi level Rp13.400/USD di tengah ajloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

(Baca: IHSG Anjlok Dekati Level Terendah Satu Tahun)

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada level Rp13.308/USD. Posisi ini terapresiasi 77 poin dari penutupan kemarin di level Rp13.385/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.309/USD, dengan kisaran harian Rp13.300-Rp13.460/USD. Posisi ini menguat 71 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.380/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas juga berada di level Rp13.333/USD, positif 62 poin dibanding penutupan Senin (8/6/2015) di level Rp13.395/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.362/USD. Posisi ini tak jauh beda dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.360/USD.

Sementara USD melemah pada Selasa setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) baru-baru ini. Selain itu, jatuhnya imbal hasil obligasi AS, mengindikasikan suku bunga Federal Reserve akan naik akhir tahun ini.

Adapun imbal hasil obligasi Jerman yang meningkat, menyebabkan USD berada di bawah tekanan euro. Indeks USD turun 0,15% menjadi 95,157. Terhadap yen, USD terkoreksi 0,1% menjadi 124,35.

USD dilepas sejak Senin setelah sebuah laporan media mengutip seorang pejabat Prancis yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Presiden AS Barack Obama tidak nyaman dengan menguatnya USD. Namun Gedung Putih langsung membantah pernyataan tersebut.

"Dari sudut pandang politik, koreksi dari menguatnya USD mungkin tidak diinginkan karena pasar sensitif terhadap komentar seperti itu," kata ekonom pasar di Sumitomo Mitsui Trust Bank Ayako Sera seperti dilansir dari Reuters, Selasa (9/6/2015).

Euro stabil di 1,1290/USD, setelah naik ke level 1,1343/USD didorong naiknya imbal hasil obligasi Jerman dan data ekonomi Jerman yang lebih baik dari perkiraan.

(Baca: Rupiah Siang Ini Ditutup Makin Terapresiasi)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
5 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
5 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
6 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
6 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
7 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved