Lebaran, Pertamina Siapkan Premium 130.000 KL/Hari
Rabu, 10 Juni 2015 - 15:06 WIB
Lebaran, Pertamina Siapkan Premium 130.000 KL/Hari
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium hingga 130.000 kiloliter (kl)/hari saat Lebaran, meningkat dibanding tahun lalu sebanyak 80.000 kl.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, arus mudik paling krusial terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran. Sementara arus balik diperkirakan sekitar H+3 Lebaran.
"Kalau di tanggal itu Lebaran 17-18 Juli, dan itu krusialnya paling besar di tanggal 15-16 Juli, dan ketika arus balik itu di tanggal 21 Juli karena tanggal 22 Juli sudah mulai kerja," katanya di Terminal BBM Jakarta Group Plumpang, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Dia mengungkapkan, peningkatan volume premium akan dialirkan pada waktu puncak arus mudik dan arus balik. Pasalnya saat kondisi puncak, konsumsi premium bisa naik hingga 39%, sedangkan di luar itu, kenaikan hanya sekitar 10-15%.
"Ketika terjadi peek (puncak konsumsi), kita sudah siapkan 39% di atas harian. Jadi kurang lebih 120.000-130.000 kl/hari. Di luar itu naiknya standar saja 10%-15% karena orang pulangnya masih bertahap, peek-nya di H-3," pungkasnya.
Sekadar informasi, estimasi konsumsi BBM pada masa puasa dan Lebaran tahun ini diperkirakan naik. Untuk premium naik 18% dari rata-rata harian normal 76.258 kl menjadi 89.817 kl, avtur naik 10% dari rata-rata harian normal 11.534 kl menjadi 12.701 kl, sedangkan solar turun 11% dari rata-rata harian normal 37.228 kl menjadi 33.250 kl.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, arus mudik paling krusial terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran. Sementara arus balik diperkirakan sekitar H+3 Lebaran.
"Kalau di tanggal itu Lebaran 17-18 Juli, dan itu krusialnya paling besar di tanggal 15-16 Juli, dan ketika arus balik itu di tanggal 21 Juli karena tanggal 22 Juli sudah mulai kerja," katanya di Terminal BBM Jakarta Group Plumpang, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Dia mengungkapkan, peningkatan volume premium akan dialirkan pada waktu puncak arus mudik dan arus balik. Pasalnya saat kondisi puncak, konsumsi premium bisa naik hingga 39%, sedangkan di luar itu, kenaikan hanya sekitar 10-15%.
"Ketika terjadi peek (puncak konsumsi), kita sudah siapkan 39% di atas harian. Jadi kurang lebih 120.000-130.000 kl/hari. Di luar itu naiknya standar saja 10%-15% karena orang pulangnya masih bertahap, peek-nya di H-3," pungkasnya.
Sekadar informasi, estimasi konsumsi BBM pada masa puasa dan Lebaran tahun ini diperkirakan naik. Untuk premium naik 18% dari rata-rata harian normal 76.258 kl menjadi 89.817 kl, avtur naik 10% dari rata-rata harian normal 11.534 kl menjadi 12.701 kl, sedangkan solar turun 11% dari rata-rata harian normal 37.228 kl menjadi 33.250 kl.
(rna)
Lihat Juga :