Tepis Hoax, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman
Kamis, 23 Desember 2021 - 13:36 WIB
loading...
PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan dan ketersediaan BBM serta LPG dalam keadaan aman dan mencukupi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menggunakan bahan bakar minyak ( BBM ) dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina memastikan pasokan energi tersedia, aman dan mencukupi.
Pernyataan itu ditegaskan BUMN energi tersebut terkait beredar luasnya pesan di masyarakat tentang imbauan untuk mengisi penuh tanki bensin motor atau mobilnya mulai 29 Desember 2021 s/d 7 Januari 2022.
Baca Juga: Jadi Alasan Rencana Mogok Pegawai Pertamina, DPR: Isu Pemotongan Gaji Itu Absurd
"Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax, tidak benar dan menyesatkan. Kami berharap masyarakat tidak melakukan panic buying, karena kami yakin seluruh pekerja Pertamina tetap mengedepankan kepentingan umum dan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran operasional," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, di Jakarta (23/12/2021).
Menurut Fajriyah, saat ini Pertamina memiliki Satgas Natal dan Tahun Baru dan dilengkapi dengan PICC (Pertamina Integrated Command Center) yang melakukan monitoring 24 jam dan menjalankan kegiatan pengamanan ketersediaan dan distribusi BBM dan LPG, termasuk berkordinasi dengan Pemda dan pihak aparat.
Ini juga dijalankan untuk mitigasi pengamanan distribusi terkait dengan aksi serikat pekerja Pertamina.
Dia menuturkan bahwa Satgas Nataru 2021 melibatkan Direksi Pertamina maupun Direksi Sub Holding terkait, termasuk seluruh General Manager seluruh daerah yang telah melakukan pertemuan rutin memastikan kesiapan dan pengamanan distribusi BBM dan LPG mulai dari kesiapan armada, build up stock di seluruh region, monitoring distribusi hingga kesiapan dan keselamatan para pekerja yang bertugas.
"Pertamina juga memiliki pola distribusi RAE (reguler, Alternatif dan Emergency) untuk mengantisipasi kondisi emergency. sehingga pertamina tetap memastikan ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah," tambahnya.
Pernyataan itu ditegaskan BUMN energi tersebut terkait beredar luasnya pesan di masyarakat tentang imbauan untuk mengisi penuh tanki bensin motor atau mobilnya mulai 29 Desember 2021 s/d 7 Januari 2022.
Baca Juga: Jadi Alasan Rencana Mogok Pegawai Pertamina, DPR: Isu Pemotongan Gaji Itu Absurd
"Kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax, tidak benar dan menyesatkan. Kami berharap masyarakat tidak melakukan panic buying, karena kami yakin seluruh pekerja Pertamina tetap mengedepankan kepentingan umum dan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran operasional," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, di Jakarta (23/12/2021).
Menurut Fajriyah, saat ini Pertamina memiliki Satgas Natal dan Tahun Baru dan dilengkapi dengan PICC (Pertamina Integrated Command Center) yang melakukan monitoring 24 jam dan menjalankan kegiatan pengamanan ketersediaan dan distribusi BBM dan LPG, termasuk berkordinasi dengan Pemda dan pihak aparat.
Ini juga dijalankan untuk mitigasi pengamanan distribusi terkait dengan aksi serikat pekerja Pertamina.
Dia menuturkan bahwa Satgas Nataru 2021 melibatkan Direksi Pertamina maupun Direksi Sub Holding terkait, termasuk seluruh General Manager seluruh daerah yang telah melakukan pertemuan rutin memastikan kesiapan dan pengamanan distribusi BBM dan LPG mulai dari kesiapan armada, build up stock di seluruh region, monitoring distribusi hingga kesiapan dan keselamatan para pekerja yang bertugas.
"Pertamina juga memiliki pola distribusi RAE (reguler, Alternatif dan Emergency) untuk mengantisipasi kondisi emergency. sehingga pertamina tetap memastikan ketersediaan BBM dan LPG di seluruh wilayah," tambahnya.
Lihat Juga :