Pemerintah Harus Manfaatkan Peluang Status IUPK Freeport

Sabtu, 13 Juni 2015 - 19:25 WIB
Pemerintah Harus Manfaatkan...
Pemerintah Harus Manfaatkan Peluang Status IUPK Freeport
A A A
JAKARTA - Pengamat energi dari Indonesian Resources Studies (Iress) Marwan Batubara meminta pemerintah harus memanfaatkan peluang atas perubahan status kerja sama PT Freeport Indonesia dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Seperti diketahui, perubahan status kerja sama Freeport menjadi IUPK menjadikan perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) ini bakal diperpanjang izin usahanya hingga 20 tahun. (Baca: Freeport Diizinkan Keruk Tambang Papua hingga 20 Tahun).

"Kita harus manfaatkan kesempatan untuk bisa meningkatkan jumlah saham. Jadi oke Anda dapat IUPK 20 tahun tapi kami mau Indonesia punya saham meningkat di situ," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (13/6/2015).

Marwan menuturkan, pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperoleh tambahan saham di Freeport. Sebab, tambahan saham tersebut bisa dibayar dengan aset mineral yang berlimpah di Timika, Papua.

"Artinya itu cadangan terbukti emas, tembaga, perak, itu dipakai sebagai alat untuk membayar berapa persen saham yang kita mau kuasai. Jadi kita tidak juga terus terlalu banyak kehilangan, dia (Freeport) diperpanjang tapi kalau terms and condition di kontrak banyak yang menguntungkan kenapa tidak," tandas Marwan.

Baca:

DPR Apresiasi Freeport Ubah Status Jadi IUPK

Sudirman: Belum Ada Putusan Apapun soal Freeport

DPR Nilai Status IUPK Freeport Banyak Kelemahan

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
26 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
13 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved