Rupiah Melemah, Martina Berto Tingkatkan Ekspor 50%

Selasa, 16 Juni 2015 - 18:37 WIB
Rupiah Melemah, Martina...
Rupiah Melemah, Martina Berto Tingkatkan Ekspor 50%
A A A
JAKARTA - PT Martina Berto (MBTO) tengah berupaya untuk menggenjot ekspor sebesar 50% tahun ini. Perseroan memenafaatkan pelemahan nilai tukar rupiah untuk menggenjot pendapatannya.

"Pelemahan rupiah ini merupakan momen tepat untuk menggenjot ekspor. Karena bahan baku kita 90% impor," ujar Direktur Pemasaran MBTO Samuel Pranata seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Dia melanjutkan, tahun ini perseroan sudah masuk pasar di wilayah timur tengah dengan produknya hijab series. "Hijab series kita masuk ke Arab selain itu perseroan juga agresif untuk lekaukan pemasaran di Malaysia dan di Brunei," katanya.

Sementara, untuk pasar di wilayah Tiongkok sedang dijajaki untuk produk SPA dan perawatan tubuh. "Di negara mereka (Tiongkok) juga banyak produk kosmetiknya, yang jarang malah produk SPA, body care dan massage di sana masih kurang. Jadi kita sasar pasar yang berpotensi di sana," paparnya.

Untuk itu, perseroan memiliki strategi tersendiri, seperti meluncurkan produk baru. Selain itu, pserseroan tengah fokus dalam memilih saluran distribusi, gerai maupun konsumen yang akan disasar.

"Kami juga fokus dalam memilih stock keeping unit (SKU) yang didukung dan memiliki peluang yang besar," imbuhnya.

Hingga saat ini, perseroan telah mencapai eksport sebesar 30% dan memberikan kontribusi pendapatan sebsar 2%. "Kontribusi ekspor masih 2%, targetnya tahun ini 5% karena pangsa pasar di lokal masih besar yakni 98%. Jika meningkatkan ekpor 5% saja kita mengalami pertumbuhan yang lumayan tinggi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Martina Berto Optimis...
Martina Berto Optimis Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 25 Persen
Martha Tilaar Group...
Martha Tilaar Group Peduli Serahkan 2.000 Box Berto ImunKu untuk Nakes dan Pasien di RSDC Wisma Haji
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved