Martina Berto Optimis Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 25 Persen

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:40 WIB
loading...
Martina Berto Optimis...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - PT Martina Berto Tbk, pada Kamis (2/6) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023. Laporan keuangan tahunan tersebut telah diterima dengan baik dan mendapatkan pengesahan, serta persetujuan di RUPS.

Dalam rapat tahunan ini, Direksi Perseroan melaporkan kinerja PT Martina Berto Tbk (MBTO) pada tahun 2023 yang berhasil membukukan peningkatan dalam kinerja keuangan dengan menekan rugi bersih tahun berjalan dari Rp42,43 miliar pada 2022 menjadi Rp31,93 miliar pada 2023.

Sementara di laba bruto, Perseroan membukukan 75,21% dari yang ditargetkan yaitu sebesar Rp 145,79 miliar, Dalam penjualan bersih, Perseroan mencatat kenaikan sebesar 16,20% menjadi Rp 418,53 miliar dari Rp 360,18 miliar di tahun 2022. Sedangkan untuk laba kotor, Perseroan berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp 145,79 miliar, meningkat sebesar 9,51% dibandingkan laba kotor tahun 2022 sebesar Rp 133,13 miliar. Peningkatan laba kotor tahun 2023 ini terutama karena peningkatan penjualan bersih jauh lebih besar dibandingkan dengan peningkatan beban pokok penjualan.

Di tahun 2024 ini, Bryan Tilaar, Direktur Utama PT Martina Berto Tbk menyampaikan bahwa Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 25% dengan nilai kurang lebih Rp 525 miliar. Perseroan optimis bisa mencapai target tersebut dengan menurunkan COGS/Harga Pokok Penjualan dari 65,16% di tahun 2023 menjadi 56,82% di tahun 2024.

Ia juga melakukan peningkatan efektivitas biaya pemasaran dari 18,77% di tahun 2023 menjadi 19% sehingga diharapkan bisa menghasilkan laba usaha/operating profitdari rugi Rp 2,5 miliar di tahun 2023 menjadi laba Rp 45,8 milliar di tahun 2024 untuk bisa meraih Earnings Before Interest Depreciation (EBITDA) dari Rp 14 miliar di tahun 2023 menjadi Rp 59 miliar di tahun 2024 dengan laba setelah pajak/profit after taxadalah dari minus/rugi Rp 31 miliar di tahun 2023 menjadi laba setelah pajak di tahun 2024 yaitu Rp 24 miliar, return on assetsdi tahun 2023 dari minus 4,74%, menjadi 3,39% di tahun 2024, return on equitydari minus 8,65% di tahun 2023 menjadi 6,69%, serta didukung oleh efektivitas kinerja karyawan/return on capital employeddari minus 0,61 di tahun 2023 menjadi 11,54%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Perkuat Pasar Ekspor...
Perkuat Pasar Ekspor dan Kanal Digital, MBTO Tatap Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved