Kilau Harga Emas Global Mereda

Rabu, 17 Juni 2015 - 09:37 WIB
Kilau Harga Emas Global...
Kilau Harga Emas Global Mereda
A A A
SINGAPURA - Kilau harga emas global mereda. Emas menurun mendekati USD1.180/ons pada Rabu karena menguatnya dolar Amerika Serikat (USD).

Selain itu, juga di tengah penantian investor terhadap pernyataan Federal Reserve (The Fed) terkait dengan waktu kenaikan suku bunga di tengah berlangsungnya krisis utang.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot mereda 0,1% menjadi USD1.180,16/on pada pukul 00.39 GMT atau 07.39 WIB setelah turun 0,4% pada sesi sebelumnya.

Logam mulia berada di bawah tekanan karena menguatnya USD setelah data menunjukkan izin untuk pembangunan rumah masa depan di AS melonjak mendekati level tertinggi delapan tahun pada Mei, menunjukkan meningkatnya pertumbuhan perumahan dan ekonomi dan ekspektasi meningkatnya suku bunga oleh The Fed.

Pasar saat ini sedang menunggu pernyataan hasil kebijakan The Fed pada Rabu. Sementara emas tidak membuat banyak kemajuan dalam beberapa bulan terakhir karena ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga, yang akan mengurangi permintaan emas.

Logam mulia gagal mendapatkan banyak dukungan dari krisis utang Yunani. Emas biasanya dilihat sebagai aset aman selama masa ketidakpastian keuangan dan ekonomi, permintaan gagal bertambah kuat di tengah ekspektasi suku bunga akan naik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved