Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:05 WIB
loading...
Perang AS-Iran Kian...
Memanasnya konflik antara AS dan Iran menjadi perhatian utama ASEAN karena berpotensi mengganggu ketahanan pangan dan energi. FOTO/iStock Photo
A A A
MANILA - Menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN membuka rangkaian Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers' Meeting/AMM) ke-59 di Manila, Filipina, dengan menyerukan persatuan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi salah satu perhatian utama karena dinilai berpotensi mengganggu ketahanan pangan, energi, dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara.

"Di tengah lanskap global yang terpecah, tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi badai ini sendirian. Kekuatan dan ketahanan kita terletak pada kebersamaan. Jika kita tidak melangkah maju sebagai satu kesatuan, kita berisiko terpecah," ujar Menteri Luar Negeri Filipina Ma. Theresa Lazaro saat membuka AMM ke-59 di Manila, dikutip dari The Diplomat, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel

Pertemuan tersebut menjadi pembuka rangkaian forum diplomatik ASEAN yang berlangsung selama sepekan dan akan dihadiri para menteri luar negeri dari AS, China, Jepang, Rusia, serta sejumlah negara mitra lainnya. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Luar Negeri China Wang Yi, dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dijadwalkan menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri KTT Asia Timur (East Asia Summit) dan ASEAN Regional Forum, yang juga akan diwarnai puluhan pertemuan bilateral.

Isu keamanan kawasan diprediksi mendominasi agenda pembahasan, mulai dari konflik di Timur Tengah, sengketa Laut China Selatan, hingga upaya menghidupkan kembali inisiatif ASEAN dalam penyelesaian konflik di Myanmar. ASEAN juga menaruh perhatian terhadap meningkatnya eskalasi konflik AS-Iran yang dinilai mengancam keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu urat nadi pasokan minyak mentah bagi kawasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved