Ini Faktor yang Membuat Rupiah Rentan Pengaruh Global

Kamis, 18 Juni 2015 - 22:02 WIB
Ini Faktor yang Membuat...
Ini Faktor yang Membuat Rupiah Rentan Pengaruh Global
A A A
JAKARTA - Ekonom dari Universitas Sam Ratulangi, Agus Tony Poputra mengungkapkan beberapa faktor yang membuat rupiah sangat rentan terhadap pengaruh global.

Pertama, kata dia, kurangnya usaha serius pemerintah selama beberapa dekade mendorong produksi barang substitusi impor. Hasilnya tekanan impor semakin deras yang berujung rupiah semakin terekspos. (Baca juga: BI dan Pemerintah Diminta Tanggapi Serius Pelemahan Rupiah)

Kedua, lambatnya penerapan kebijakan hilirisasi terutama di sektor pertambangan. Ini membuat sumber daya alam terdeplesi luar biasa, namun nilai tambah domestik sangat kecil. Selain itu, terjadi export illusion yang signifikan pada sektor pertambangan, yaitu nilai ekspor besar tetapi devisa masuk kecil. Ini membuat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan dalam negeri tumbuh lambat, serta cadangan devisa tidak meningkat signifikan.

"Selama empat tahun terakhir, cadangan devisa Indonesia hanya berkutat pada USD95-124,64 miliar. Di mana tertinggi sebesar USD124,64 miliar dicapai pada Agustus 2011. Angka tertinggi ini sulit dicapai kembali. Bahkan pada Mei 2015 posisinya hanya sebesar USD110,8 miliar. Jumlah sebesar itu membuat intervensi BI untuk menstabilisasi rupiah tidak terlalu kuat," terang Agus siaran pers kepada Sindonews, Kamis (18/6/2015).

Ketiga, lanjut dia, lebih dari 20 tahun pemerintah tidak memberi perhatian serius terhadap kebijakan local content. Dampaknya, nilai impor bahan baku semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan produk untuk pasar domestik maupun ekspor.

Keempat, meningkatnya perilaku konsumsi barang impor sebagai alat aktualisasi diri sehingga meningkatkan permintaan barang impor. Kondisi ini terjadi karena minimnya kampanye untuk menggunakan produk dalam negeri.

"Kelima, penerapan kebijakan devisa yang terlalu bebas. Ini mengakibatkan sulit mengendalikan pergerakan devisa, sehingga rupiah menjadi mudah dimainkan," tandas Agus.

Baca juga:

Tanggapan BI Rupiah Masih Berada di Titik Krisis Moneter

HT: Tidak Ada Teori Rupiah Menguat Itu Buruk

Penyebab Pelemahan Rupiah Tak Mampu Dongkrak Ekspor
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,4%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.894
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
25 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
34 menit yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
1 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
1 jam yang lalu
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
11 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
13 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved