Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI

Senin, 04 April 2022 - 16:41 WIB
loading...
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah mengalami penguatan ditopang tren positif pertumbuhan ekonomi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini ditutup menguat 15 poin ke level Rp14.355.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar melemah terhadap mata uang lainnya karena imbal hasil Treasury AS naik di atas ekspektasi bahwa AS akan semakin memperketat kebijakan moneter. Di sisi lain, potensi larangan gas Rusia membuat negara-negara Eropa terus tertekan.

"Kemungkinan sanksi baru akan kembali di berikan ke Rusia oleh AS, Eropa dan Inggris sehingga membuat investor tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi di pasar," tulis Ibrahim dalam risetnya, Senin (4/4/2022).

Baca Juga: Sambut Ramadhan dan Lebaran, BI Sediakan Uang Tunai Rp175,26 Triliun

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan pada hari Minggu bahwa Uni Eropa harus membahas larangan impor gas Rusia, yang kemungkinan akan menyeret lebih lanjut pada pertumbuhan ekonomi di Eropa. Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan "pembantaian" di kota Bucha, yang dibantah oleh kementerian pertahanan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Rekomendasi
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved