Dana Kelolaan Reksa Dana Capai Rp254,59 Triliun

Senin, 22 Juni 2015 - 10:48 WIB
Dana Kelolaan Reksa...
Dana Kelolaan Reksa Dana Capai Rp254,59 Triliun
A A A
JAKARTA - Total dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana per akhir Mei 2015 mencapai Rp254,59 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh 4,71% atau sekitar Rp11,46 triliun dibandingkan dengan Maret 2015 yang sebesar Rp243,13 triliun. Sementara, jumlah unit penyertaan per akhir Mei 2015 sebesar 165,71 triliun atau tumbuh 4,31% dari Maret tahun ini sebesar 158,85.

Analis PT Infovesta Utama Vilia Wati mengungkapkan, kenaikan dana kelolaan reksa dana di bulan Mei tersebut lebih ditopang oleh meningkatnya unit penyertaan reksa dana dan subscription investor serta kenaikan nilai pasar portofolio reksa dana berbasis saham dan obligasi korporasi. Selama bulan Mei kinerja reksa dana saham secara rata-rata menguat 2,87%.

Sementara kinerja reksa dana campuran dan pendapatan tetap secara rata-rata masing-masing sebesar 2,01% dan -0,54%. ”Kenaikan pada reksa dana saham dan campuran ditopang oleh kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang juga menguat di bulan Mei lalu. Kenaikan tersebut menurut kami lebih dikarenakan aksi beli investor pascakoreksi di bulan April,” paparnya saat dihubungi KORAN SINDO kemarin.

Vilia menambahkan, dari data ekonomi belum ada faktor yang dapat berpengaruh signifikan pada penguatan IHSG. ”Salah satu sentimen positif datang dari dinaikkannya outlook peringkat Indonesia dari stabil menjadi positif oleh Standard and Poor’s. Namun, efek sentimen tersebut terhadap IHSG juga kecil,” katanya.

Dia memproyeksi, selama Juni tekanan pada kinerja reksa dana masih ada sehingga kinerja reksa dana masih fluktuatif. ”Karena belum ada sentimen positif yang dapat menopang kinerja bursa saham dan obligasi, kemungkinan bulan ini masih fluktuatif,” kata dia.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per 31 Mei 2015 dana kelolaan reksa dana saham masih memberikan kontribusi sebesar 40,09% atau senilai Rp100,02 triliun dibandingkan dengan reksa dana lain. Analis PT Pefindo Riset Konsultasi Guntur Tri Hariyanto menjelaskan, peningkatan dana kelolaan di Mei yang signifikan ditengarai oleh persepsi investor yang menganggap rata-rata harga saham telah mengalami koreksi yang dalam seiring dengan jatuhnya IHSG.

”Investor menganggap koreksi harga tersebut membuat harga saham menjadi relatif lebih murah, sehingga investor meningkatkan alokasi dananya di reksa dana saham. Saat ini reksa dana saham masih menjadi primadona karena memiliki tingkat keuntungan yang tinggi,” ungkapnya.

Arsy ani s
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved