Presiden Jokowi Diminta Koreksi Keputusan Blok Mahakam

Rabu, 24 Juni 2015 - 02:19 WIB
Presiden Jokowi Diminta...
Presiden Jokowi Diminta Koreksi Keputusan Blok Mahakam
A A A
JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengoreksi keputusannya terkait pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur yang menjadikan PT Pertamina tidak mengelola 100% saham sesuai PP No 35/2014.

Presiden FSPPB Eko Wahyu Laksmono menuturkan, hal ini sebagai wujud kekecewaan pekerja terhadap ketidakberpihakan pemerintah terhadap Pertamina terkait pengelolaan Blok migas tersebut.

‎"Kami minta Jokowi segera mengoreksi keputusan share down Blok Mahakam yang menjadikan pertamina tidak 100% mengelola," katanya di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Faisal Yusra ‎mengatakan, saat ini BUMN migas tersebut hanya menguasai 15% migas di Indonesia, sementara sekitar 85% dikuasai asing. Sebab itu, ini menjadi alasan seberapa pentingnya Blok Mahakam bagi bangsa dan negara.

"Sebab itu kita tidak berdaulat dalam bidang energi. Untuk meningkatkan penguasaan dalam rangka pembangunan kedaulatan nasional, ini jadi hal penting bagi bangsa ini dalam perjuangan penguasaan blok migas," tegas dia.

Terlebih, perseroan telah menyatakan kesanggupannya mengelola Blok Mahakam 100%. Perusahaan pelat merah ini telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan blok migas yang lebih kompleks seperti West Madura Offshore (WMO).‎

‎Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian ESDM menyampaikan keputusannya terkait Blok Mahakam bahwa Pertamina dan BUMD mendapatkan saham 70%. Adapun operator lama, Total dan Inpex mendapatkan saham 30%.

Baca juga:

Pertamina Dapat 70% Saham Blok Mahakam

Alasan Pertamina Tak Dapat 100% Saham Blok Mahakam

Pertamina Janji Akan Menjaga Blok Mahakam

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Gandeng Eni, Pertamina...
Gandeng Eni, Pertamina Resmi Kelola Blok Peri Mahakam
PHI Capai Produksi Minyak...
PHI Capai Produksi Minyak 47.800 Bph di Triwulan II/2021
GM PHM: Tantangan Kian...
GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Topang Produksi WK Mahakam,...
Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved