Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Jum'at, 02 April 2021 - 12:00 WIB
loading...
Proses pelayaran (sail away) jacket (kaki) anjungan lepas pantai untuk proyek Jumelai, North Sisi, North Nubi (JSN). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Operator Wilayah Kerja (WK) Mahakam, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) , pada Selasa (30/3) melaksanakan tahap pertama proses sail away jacket (kaki) anjungan lepas pantai untuk proyek Jumelai, North Sisi, North Nubi (JSN).
Proyek pembangunan tiga anjungan lepas pantai ini memiliki nilai investasi sebesar USD105 juta hanya untuk pembangunan tiga anjungan, di luar biaya pengeboran. Proyek ini ditargetkan dapat mendukung 20% produksi WK Mahakam pada 2024. Baca Juga: Terungkap, Ini Insentif dari SKK Migas untuk Jaga Produksi Blok Mahakam
Berlokasi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tahap pertama proses sail away jacket anjungan JML1 telah dilaksanakan untuk menempuh perjalanan laut menuju perairan Kalimantan Timur. Selanjutnya jacket akan dipasang di Lapangan South Mahakam yang berada di lepas pantai.
Jacket JML1 ini memiliki berat 565 ton, dengan keseluruhan berat untuk ketiga jacket mencapai 2.000 ton. Bila digabungkan dengan pile dan conductor pipe ketiga jacket tersebut, total berat material dalam sail away ini mencapai 5.000 ton.
Selanjutnya, pada pertengahan April 2021, jacket untuk anjungan lepas pantai WPS3 dan WPN4 yang keduanya berada di Lapangan Sisi Nubi akan menyusul dikirim ke lokasi. Setelah itu akan dilakukan pemasangan instalasi pipeline menuju fasilitas terpasang sepanjang 16 kilometer.
Proyek pembangunan tiga anjungan lepas pantai ini memiliki nilai investasi sebesar USD105 juta hanya untuk pembangunan tiga anjungan, di luar biaya pengeboran. Proyek ini ditargetkan dapat mendukung 20% produksi WK Mahakam pada 2024. Baca Juga: Terungkap, Ini Insentif dari SKK Migas untuk Jaga Produksi Blok Mahakam
Berlokasi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tahap pertama proses sail away jacket anjungan JML1 telah dilaksanakan untuk menempuh perjalanan laut menuju perairan Kalimantan Timur. Selanjutnya jacket akan dipasang di Lapangan South Mahakam yang berada di lepas pantai.
Jacket JML1 ini memiliki berat 565 ton, dengan keseluruhan berat untuk ketiga jacket mencapai 2.000 ton. Bila digabungkan dengan pile dan conductor pipe ketiga jacket tersebut, total berat material dalam sail away ini mencapai 5.000 ton.
Selanjutnya, pada pertengahan April 2021, jacket untuk anjungan lepas pantai WPS3 dan WPN4 yang keduanya berada di Lapangan Sisi Nubi akan menyusul dikirim ke lokasi. Setelah itu akan dilakukan pemasangan instalasi pipeline menuju fasilitas terpasang sepanjang 16 kilometer.
Lihat Juga :