Pertamina Komitmen Cari Cadangan Migas Baru

Minggu, 28 Juni 2015 - 16:39 WIB
Pertamina Komitmen Cari...
Pertamina Komitmen Cari Cadangan Migas Baru
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha PT Pertamina EP terus mencari sumber minyak dan gas bumi (migas) di beberapa wilayah di Indonesia guna menjamin ketersediaan energi nasional. Kegiatan pencarian sumber migas tersebut dilakukan mulai dari Aceh hingga Papua.

Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, melalui kegiatan eksplorasi, Pertamina EP merencanakan kegiatan survey seismic sepanjang 1167 km, yang terdiri dari wilayah area Sumatera Utara untuk survei Garcinia dan Seremban, area Sumatera Selatan untuk survei Karbela dan Selingsing.

"Kemudian area Jawa Barat untuk survei Akasia Besar, area Jawa Timur untuk survei Lumajang, area Kalimantan untuk survei Tanjung dan Bunyu, serta di area Papua untuk survei Kupalanda," kata dia dalam rilisnya, Jakarta, Minggu (28/6/2015).

Pertamina EP juga menargetkan pemboran eksplorasi sembilan sumur terdiri dari lima sumur wildcat yang dibor pertama kali untuk menentukan keterdapatan minyak dan gas pada lokasi yang masih baru, dan empat sumur deliniasi untuk mencari batas-batas penyebaran migas pada lapisan penghasilnya.

Dari kegiatan eksplorasi tersebut diharapkan dapat mencapai target penemuan cadangan sampai 90 juta barel minyak ekuivalen (MMBOE) selama 2015, yang terdiri dari minyak sebesar 22 juta barel minyak mentah (MMBO) dan gas bumi sebesar 390 miliar standar kaki kubik (BSCF).

Dwi mengatakan, meski harga minyak mentah dunia tengah mengalami pergerakan harga cukup fluktuatif dan harganya saat ini jauh lebih rendah dari periode 2013-2014, namun Pertamina terus berjuang menunjukkan komitmen terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Ketahanan energi itu nafasnya ada di penemuan cadangan, kalau tidak dilakukan eksplorasi maka ketahanan energi bisa terganggu. Dan itu yang tidak kami inginkan," tegas dia.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bunyu, Dwi mengatakan bahwa kegiatan seismic yang dilakukan di Bunyu pada 2015 ini untuk kelima kalinya, dengan target panjang lintasan sekitar 209 KM yang akan melintas hampir seluruh area Bunyu.

Untuk memperoleh hasil survei yang bagus dan akurat, survey Bunyu akan dikombinasikan dengan survey Gravity, kemudian hasil survei seismik dan gravity Bunyu 2015 akan diintegrasikan dengan hasil survei geofisika lainnya yaitu Survei Passive Seismic dan Survei Magnetotellurics agar diharapkan dapat menggambarkan model bawah permukaan area Bunyu dengan lebih baik.

"Seluruh upaya yang kami lakukan ini demi menemukan cadangan migas bagi kepentingan Indonesia. maka dari itu kami memohon dukungan dari para pemangku kepentingan agar kegiatan seismic ini dapat berjalan dengan lancar," tandas Dwi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
44 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
54 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved