OJK Kemungkinan Pangkas Pertumbuhan Kredit Tahun Ini

Rabu, 01 Juli 2015 - 07:01 WIB
OJK Kemungkinan Pangkas...
OJK Kemungkinan Pangkas Pertumbuhan Kredit Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan merevisi pertumbuhan kredit 2015 yang sebelumnya diproyeksikan tumbuh 16,4% menjadi 14%-15%. Namun, perubahan revisi target tersebut belum resmi karena masih ada beberapa bank yang belum memasukkan Rencana Bisnis Bank (RBB).

"Sudah sebagian masuk, tapi belum semua bank itu masuk. Makanya saya kira akan terjadi sedikit penyesuaian. Saya belum formal menyatakan itu, detailnya nanti ya," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga diperkirakan masih baik. Bahkan, likuiditas perbankan sendiri diprediksi akan membaik seiring dengan melambatnya pertumbuhan kredit di mana rasio loan to deposit ratio (LDR) menurun.

"Ini nantinya ibarat seperti orang lebih sehat, kita berharap lebih kurus. Tapi, memang larinya lebih kecil karena dengan struktur yang kecil," ujar Muliaman.

Dia menjelaskan, meskipun pertumbuhan kredit sedikit melambat, namun secara rasio bisa meningkat.

Selain itu, ada beberapa sektor yang telah mengalami peningkatan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL). "Saya kira itu wajar, artinya karena demand yang kecil dan pertumbuhan kredit yang menurun. Yang paling penting bagi bank tentunya kesehatan. Apakah memiliki cukup cadangan untuk mengcover pemburukan itu. Saya sudah mempersiapkan itu dengan baik. NPL net itu tetap sangat kecil," jelas Muliaman.‎

Baca juga:

Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal I Melambat

BI Revisi Target Pertumbuhan Kredit
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
34 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved