Kenaikan Harga Awal Ramadan Dongrak Inflasi Jateng
Rabu, 01 Juli 2015 - 22:24 WIB
Kenaikan Harga Awal Ramadan Dongrak Inflasi Jateng
A
A
A
SEMARANG - Kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok diawal puasa mendongrak terjadinya inflasi di Jawa Tengah (Jateng) pada Juni sebesar 0,61% atau naik dari bulan sebelumnya sebesar 0,51%.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Jam Jam Zamachsyari mengatakan, inflasi terjadi disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,83%.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga Juni 2015 antara lain daging ayam ras, beras, cabai merah, telur ayam ras, bensin, gula pasir, tukang bukan mandor, rokok kretek filter, cabai rawit, apel, tarif listrik, lele, minyak goreng, kacang panjang, jeruk, kangkung, upah pembantu rumah tangga, mie, melon dan daging ayam kampung.
Sementara, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain bawang merah, nangka muda, tomat sayur, sawi hijau, bawang putih, cumi-cumi, batu bata tela/batu tela, jagung manis, keramik, telepon seluler, angkutan antar kota, bus.
"Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah daging ayam ras, beras, cabai merah, telur ayam ras, dan bensin," katanya, Rabu (1/7/2015).
Dia menyebutkan, inflasi terjadi di enam kota SBH. Kota SBH yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Tegal sebesar 0,89% dengan IHK sebesar 116,17 diikuti Kota Semarang sebesar 0,64% dengan IHK sebesar 119,26.
Lalu diikuti Kota Purwokerto sebesar 0,57% dengan IHK sebesar 117,88; Kota Kudus sebesar 0,56% dengan IHK sebesar 124,73; Kota Surakarta sebesar 0,53% dengan IHK sebesar 117,15 dan inflasi terendah terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,43% dengan IHK sebesar 121,85.
Sementara, berdasarkan pantuan di Pasar Johar Semarang, memasuki pertengahan Lebaran ini ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Di antaranya bawang putih dan cabai. Kenaikan harga bawang putih, dan cabai naik rata-rata Rp1.000-Rp2.000 per kg.
Harga bawang putih cutting saat ini Rp17.000, naik Rp2.000 dari sebelumnya yang hanya Rp15.000 per kg. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak dua hari lalu.
Kenaikan harga juga terjadi pada semua jenis cabai. Cabai putih misalnya harganya sekarang ini Rp15.000 per kg atau mengalami kenaikan Rp2.000 dari sebelumnya Rp12.000 per kg.
Cabai merah juga mengalami kenaikan dari Rp15.000 kini menjadi Rp17.000 per kg. Kenaikan juga terjadi pada cabai hiaju keriting dari semula Rp13 ribu menjadi Rp14.000 per kg.
Lain halnya dengan daging sapi dan ayam. Memasuki pertengan Ramadan ini daging sapi harganya cukup stabil. Harga daging sapi masih bertahan Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kg.
Sementara, untuk daging ayam saat ini justru mengalami penurunan harga. Jika pada awal Puasa harga daging ayam per kg tembus Rp33.000, kini turun menjadi Rp27 ribu sampai Rp28 ribu.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Jam Jam Zamachsyari mengatakan, inflasi terjadi disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,83%.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga Juni 2015 antara lain daging ayam ras, beras, cabai merah, telur ayam ras, bensin, gula pasir, tukang bukan mandor, rokok kretek filter, cabai rawit, apel, tarif listrik, lele, minyak goreng, kacang panjang, jeruk, kangkung, upah pembantu rumah tangga, mie, melon dan daging ayam kampung.
Sementara, komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain bawang merah, nangka muda, tomat sayur, sawi hijau, bawang putih, cumi-cumi, batu bata tela/batu tela, jagung manis, keramik, telepon seluler, angkutan antar kota, bus.
"Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi adalah daging ayam ras, beras, cabai merah, telur ayam ras, dan bensin," katanya, Rabu (1/7/2015).
Dia menyebutkan, inflasi terjadi di enam kota SBH. Kota SBH yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Tegal sebesar 0,89% dengan IHK sebesar 116,17 diikuti Kota Semarang sebesar 0,64% dengan IHK sebesar 119,26.
Lalu diikuti Kota Purwokerto sebesar 0,57% dengan IHK sebesar 117,88; Kota Kudus sebesar 0,56% dengan IHK sebesar 124,73; Kota Surakarta sebesar 0,53% dengan IHK sebesar 117,15 dan inflasi terendah terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,43% dengan IHK sebesar 121,85.
Sementara, berdasarkan pantuan di Pasar Johar Semarang, memasuki pertengahan Lebaran ini ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Di antaranya bawang putih dan cabai. Kenaikan harga bawang putih, dan cabai naik rata-rata Rp1.000-Rp2.000 per kg.
Harga bawang putih cutting saat ini Rp17.000, naik Rp2.000 dari sebelumnya yang hanya Rp15.000 per kg. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak dua hari lalu.
Kenaikan harga juga terjadi pada semua jenis cabai. Cabai putih misalnya harganya sekarang ini Rp15.000 per kg atau mengalami kenaikan Rp2.000 dari sebelumnya Rp12.000 per kg.
Cabai merah juga mengalami kenaikan dari Rp15.000 kini menjadi Rp17.000 per kg. Kenaikan juga terjadi pada cabai hiaju keriting dari semula Rp13 ribu menjadi Rp14.000 per kg.
Lain halnya dengan daging sapi dan ayam. Memasuki pertengan Ramadan ini daging sapi harganya cukup stabil. Harga daging sapi masih bertahan Rp80 ribu sampai Rp85 ribu per kg.
Sementara, untuk daging ayam saat ini justru mengalami penurunan harga. Jika pada awal Puasa harga daging ayam per kg tembus Rp33.000, kini turun menjadi Rp27 ribu sampai Rp28 ribu.
(izz)
Lihat Juga :